WONOSOBO, suaramerdekakedu.com – Edukasi pencegahan HIV pada remaja oleh Dinas Kesehatan dilaksanakan pada bulan September dan akan menjangkau hingga 10 pondok pesantren di wilayah Kabupaten Wonosobo, lalu akan selesai hingga 29 September 2026.
Pada hari Jumat(11/9) sudah dilaksanakan di Pondok Pesantren Al – Anwar, dan selasa (15/9) di Pondok Pesantren Fatkhul Mu’in Ali Masykur di Kecamatan Mojotengah. Serta masih akan menjangkau di beberapa kecamatan Kabupaten Wonosobo. Sosialisasi dihadiri minimal 45 sampai 50 peserta dengan rentan usia 13 -16 tahun.
Pengelola program edukasi pencegahan HIV tahun ini, Lailla Nur Madina mengatakan tahun 2025 program sosialisai mengenai HIV ini sudah terlaksana menyasar kepada guru – guru SMP hingga SMA di wilayah Kabupaten Wonosobo.
Ia mengatakan Pondok Pesantren Al – Anwar dan Fatkhul Mu’in Ali Masykur memberikan respon yang cukup baik terkait pelaksanaan edukasi pencegahan HIV pada remaja oleh Dinas Kesehatan kali ini, ada masukan terkait edukasi lanjutan agar santriwan dan santriwati dapat mengikuti secara keseluruhan.
“bahkan dari pihak pondok juga menyadari pentingnya edukasi terkait HIV ini,” Imbuhnya.
Materi sosialisasi yang disampaikan mengenai beberapa hal terkait HIV, apa itu virus HIV, bagaimana penularan, dan bahkan dijelaskan tindakan pencegahan diskriminasi pada ODHA (Orang Dengan HIV/AIDS). Dan terdapat materi tambahan yang disampaikan terkait Tuberkulosis(TBC) dan scabies
“tujuan dari pelaksanaan program HIV ini adalah mencegah penularan HIV di kalangan remaja, tau apa itu HIV, bagaimana penularannya, gimana pencegahannya, dan jangan sampai mereka terjerumus ke hal – hal negatif dan tertular “ Ujar Lailla.
Mencegah diskriminasi terhadap ODHA melalui edukasi pencegahan HIV pada remaja yang dilakukan Dinas Kesehatan kali ini memberikan pengertian secara luas bahwa remaja perlu lebih dalam memahami mengenai penularan HIV dan bagaimana pencegahannya Laillah menambahkan peran penting bagi seluruh sektor baik pendidikan, kesehatan, dan agama dalam menjaga pencegahan penyebaran HIV.





















































