• Latest
  • Trending
  • All
  • Kedu
  • Wonosobo
  • Temanggung
  • Magelang
  • Purworejo
  • Nasional
  • Jawa Tengah
Inilah Asal Usul Ayam Kedu, Ayam Abad 12 yang Ditangkarmurnikan Tjokromiharjo pada 1924

Inilah Asal Usul Ayam Kedu, Ayam Abad 12 yang Ditangkarmurnikan Tjokromiharjo pada 1924

Januari 10, 2026
SM/Dok : Pengunjung sedang membaca buku dengan tenang di ruang baca yang merupakan fasilitas perpustakaan

Inovasi iMagelang dan Wisata Literasi : Strategi Disperpusip Kota Magelang Jaga Minat Baca Masyarakat

September 16, 2026
SM/Dok : Tirto Sumeto alias Pak Tir yang membawa gerobak pikul sederhana sedang berhenti menunggu pembeli di tepi jalan

Kisah Tirto, Kakek 64 Tahun yang Setia Memikul Kue Putu Keliling

September 16, 2026
SM/Dok : Bangunan Paseban Randu Alas, Area Sawah/Kebun Kedungsari, Secang, Magelang

Mengenal Paseban Randu Alas, Potensi Wisata Alam Baru di Magelang

September 16, 2026
Dakir berjualan kojek menggunakan sepeda ontelnya di kawasan Kota Magelang. (Arda/Suara Merdeka)

Kisah Penjual Kojek 40 Tahun Mengayuh Ontel Demi Mencari Nafkah

September 15, 2026
Suasana pengunjung di Gusto Pizza Sanden. (Arda/Suara Merdeka)

Gusto Pizza Buka Cabang Dekat Untidar Dengan Harga Ramah Kantong

September 15, 2026
Batu Lebih Dari 1 Ton Timpa Warga Saat Cari Ikan Di Temanggung

Batu Lebih Dari 1 Ton Timpa Warga Saat Cari Ikan Di Temanggung

September 15, 2026

Peringati HKG ke-54, PKK Kota Magelang Perkuat Peran di Masyarakat

September 15, 2026
Mengubah Lorong Tembok Dengan Nuansa Hijau: Kiprah Kampung Bersemi RW 04 Cacaban Magelang

Mengubah Lorong Tembok Dengan Nuansa Hijau: Kiprah Kampung Bersemi RW 04 Cacaban Magelang

September 15, 2026

Pedagang Jajanan di Magelang Keluhkan Program Makan Bergizi Gratis, Omzet Turun Drastis

September 15, 2026
Tim SAR Gabungan Buru 129 Korban Hilang KMP Virgo Transport 8 di Jalur Surabaya-Banjarmasin

Tim SAR Gabungan Buru 129 Korban Hilang KMP Virgo Transport 8 di Jalur Surabaya-Banjarmasin

September 15, 2026

Eks Bupati Kebumen Arif Sugiyanto Jadi Tersangka, Ditahan KPK dalam Kasus HGB Bogor

September 15, 2026
Karyono Tukang Reparasi Sepatu yang Memiliki Keterbatasan Namun Tetap Gigih Bekerja

Karyono Tukang Reparasi Sepatu yang Memiliki Keterbatasan Namun Tetap Gigih Bekerja

September 15, 2026
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
  • Tentang Kami
Rabu, September 16, 2026
  • Login
SUARA MERDEKA KEDU
  • Home
  • Kedu
    • All
    • Kebumen
    • Magelang
    • Purworejo
    • Temanggung
    • Wonosobo
    SM/Dok : Pengunjung sedang membaca buku dengan tenang di ruang baca yang merupakan fasilitas perpustakaan

    Inovasi iMagelang dan Wisata Literasi : Strategi Disperpusip Kota Magelang Jaga Minat Baca Masyarakat

    SM/Dok : Tirto Sumeto alias Pak Tir yang membawa gerobak pikul sederhana sedang berhenti menunggu pembeli di tepi jalan

    Kisah Tirto, Kakek 64 Tahun yang Setia Memikul Kue Putu Keliling

    SM/Dok : Bangunan Paseban Randu Alas, Area Sawah/Kebun Kedungsari, Secang, Magelang

    Mengenal Paseban Randu Alas, Potensi Wisata Alam Baru di Magelang

    Dakir berjualan kojek menggunakan sepeda ontelnya di kawasan Kota Magelang. (Arda/Suara Merdeka)

    Kisah Penjual Kojek 40 Tahun Mengayuh Ontel Demi Mencari Nafkah

    Suasana pengunjung di Gusto Pizza Sanden. (Arda/Suara Merdeka)

    Gusto Pizza Buka Cabang Dekat Untidar Dengan Harga Ramah Kantong

    Batu Lebih Dari 1 Ton Timpa Warga Saat Cari Ikan Di Temanggung

    Batu Lebih Dari 1 Ton Timpa Warga Saat Cari Ikan Di Temanggung

    Peringati HKG ke-54, PKK Kota Magelang Perkuat Peran di Masyarakat

    Mengubah Lorong Tembok Dengan Nuansa Hijau: Kiprah Kampung Bersemi RW 04 Cacaban Magelang

    Mengubah Lorong Tembok Dengan Nuansa Hijau: Kiprah Kampung Bersemi RW 04 Cacaban Magelang

    Pedagang Jajanan di Magelang Keluhkan Program Makan Bergizi Gratis, Omzet Turun Drastis

    Eks Bupati Kebumen Arif Sugiyanto Jadi Tersangka, Ditahan KPK dalam Kasus HGB Bogor

    Trending Tags

    • Donald Trump
    • Future of News
    • Climate Change
    • Market Stories
    • Election Results
    • Flat Earth
  • Jawa Tengah
    SM/Dok : Pengunjung sedang membaca buku dengan tenang di ruang baca yang merupakan fasilitas perpustakaan

    Inovasi iMagelang dan Wisata Literasi : Strategi Disperpusip Kota Magelang Jaga Minat Baca Masyarakat

    SM/Dok : Tirto Sumeto alias Pak Tir yang membawa gerobak pikul sederhana sedang berhenti menunggu pembeli di tepi jalan

    Kisah Tirto, Kakek 64 Tahun yang Setia Memikul Kue Putu Keliling

    SM/Dok : Bangunan Paseban Randu Alas, Area Sawah/Kebun Kedungsari, Secang, Magelang

    Mengenal Paseban Randu Alas, Potensi Wisata Alam Baru di Magelang

    Peringati HKG ke-54, PKK Kota Magelang Perkuat Peran di Masyarakat

    Eks Bupati Kebumen Arif Sugiyanto Jadi Tersangka, Ditahan KPK dalam Kasus HGB Bogor

    Siapkan Layanan Paspor Haji 2027 Imigrasi Semarang Jalin Kerja Sama dengan Kemenhaj di Lima Kabupaten Kota

    Siapkan Layanan Paspor Haji 2027 Imigrasi Semarang Jalin Kerja Sama dengan Kemenhaj di Lima Kabupaten Kota

    Perkuat Kepastian Hukum Perkawinan Campur, Kanim Semarang Gelar FGD Lintas Instansi

    Perkuat Kepastian Hukum Perkawinan Campur, Kanim Semarang Gelar FGD Lintas Instansi

    ITAS Mahasiswa Malah Jadi Direktur Perusahaan

    ITAS Mahasiswa Malah Jadi Direktur Perusahaan

    Di Tengah Isu Global, Imigrasi Catatkan Kenaikan PNBP 6.42% dari Sektor Visa pada Semester I Tahun 2026

    Di Tengah Isu Global, Imigrasi Catatkan Kenaikan PNBP 6.42% dari Sektor Visa pada Semester I Tahun 2026

    Overstay Lebih dari Dua Bulan, WNA Timor Leste Diproses Imigrasi Semarang

    Overstay Lebih dari Dua Bulan, WNA Timor Leste Diproses Imigrasi Semarang

    Trending Tags

    • Flat Earth
    • Sillicon Valley
    • Mr. Robot
    • MotoGP 2017
    • Golden Globes
    • Future of News
  • Yogyakarta
    Road to 1st Anniversary, MOX Space Salurkan 100 Paket Makanan dan Kunjungi Panti Asuhan

    Road to 1st Anniversary, MOX Space Salurkan 100 Paket Makanan dan Kunjungi Panti Asuhan

    Run for Moxverse, Tak Sekadar Lari tapi Juga Berbagi Kepedulian

    Run for Moxverse, Tak Sekadar Lari tapi Juga Berbagi Kepedulian

    Kejar Penjambret Hingga Tewas, Seorang Suami di Sleman Ditetapkan Sebagai Tersangka

    Kejar Penjambret Hingga Tewas, Seorang Suami di Sleman Ditetapkan Sebagai Tersangka

    Laka Maut di Jalan Cawas-Bayat: Tabrakan Adu Banteng, Pengendara Asal Gunungkidul Tutup Usia

    Laka Maut di Jalan Cawas-Bayat: Tabrakan Adu Banteng, Pengendara Asal Gunungkidul Tutup Usia

    Aktivitas Meningkat, Gunung Merapi Semburkan Lava Pijar 5 Kali dengan Kegempaan yang Terus Bertambah

    Aktivitas Meningkat, Gunung Merapi Semburkan Lava Pijar 5 Kali dengan Kegempaan yang Terus Bertambah

  • Nasional
    Tim SAR Gabungan Buru 129 Korban Hilang KMP Virgo Transport 8 di Jalur Surabaya-Banjarmasin

    Tim SAR Gabungan Buru 129 Korban Hilang KMP Virgo Transport 8 di Jalur Surabaya-Banjarmasin

    Sorotan Publik Terpusat pada Nadin Amizah, Dari Masalah Bagasi Musisi hingga Tudingan Power Abuse

    Sorotan Publik Terpusat pada Nadin Amizah, Dari Masalah Bagasi Musisi hingga Tudingan Power Abuse

    Bebas ‘Asbun’ Usai Purbaya Dicopot dari Menkeu, Curhat Sang Putra Jadi Sorotan Netizen

    Bebas ‘Asbun’ Usai Purbaya Dicopot dari Menkeu, Curhat Sang Putra Jadi Sorotan Netizen

    Tertekan Pasar Asia, Nilai Tukar Rupiah Tergerus ke Rp17.694 per Dolar AS

    Tertekan Pasar Asia, Nilai Tukar Rupiah Tergerus ke Rp17.694 per Dolar AS

    Siap-Siap Rogoh Kocek, Ini Perbandingan Galaxy Z Fold8 Ultra vs Z Flip8 & Target Pasarnya

    Sofwan Dedy Ardyanto Desak Audit Keselamatan Pelayaran Usai Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2

    Sofwan Dedy Ardyanto Desak Audit Keselamatan Pelayaran Usai Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2

    Minta Ditinjau Ulang, DPR Khawatir Pembatasan Kadar Nikotin Matikan Petani Tembakau

    Minta Ditinjau Ulang, DPR Khawatir Pembatasan Kadar Nikotin Matikan Petani Tembakau

    Kisah Dibalik Nama Bayi ‘ Muhammad MBG Subianto ‘ – Rasa Syukur dan Senang Orang Tua Terhadap Program MBG

    Kisah Dibalik Nama Bayi ‘ Muhammad MBG Subianto ‘ – Rasa Syukur dan Senang Orang Tua Terhadap Program MBG

    Run for Moxverse, Tak Sekadar Lari tapi Juga Berbagi Kepedulian

    Run for Moxverse, Tak Sekadar Lari tapi Juga Berbagi Kepedulian

    Putra Magelang, Boyke Rachmanda Perkuat Jajaran Pengurus Pusat IKAL Lemhannas RI 

    Putra Magelang, Boyke Rachmanda Perkuat Jajaran Pengurus Pusat IKAL Lemhannas RI 

    Trending Tags

    • Golden Globes
    • Mr. Robot
    • MotoGP 2017
    • Climate Change
    • Flat Earth
  • Internasional
  • Olahraga
  • Hiburan
No Result
View All Result
SUARA MERDEKA KEDU
No Result
View All Result
Home Jawa Tengah

Inilah Asal Usul Ayam Kedu, Ayam Abad 12 yang Ditangkarmurnikan Tjokromiharjo pada 1924

by admin
Januari 10, 2026
in Jawa Tengah, Kedu, Temanggung
0
Inilah Asal Usul Ayam Kedu, Ayam Abad 12 yang Ditangkarmurnikan Tjokromiharjo pada 1924
492
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

SUARAMERDEKAKEDU.COM, TEMANGGUNG- Banyak orang mengenal ayam Kedu dan Cemani, sedikit orang membudidayakan karena setidaknya tiga persoalan; harga tidak kompetitif, budidaya butuh waktu dan kalah populer. Padahal ayam kedu dalam sejarahnya adalah simbahnya para ayam di nusantara. Dari ayam Kedu lahirnya ayam Elba (petelur hebat silang ayam arab), Kuntara (kedu silang ras petelur) maupun jenis ayam lainnya yang rata-rata induknya dari ayam Kedu.

Ayam kedu, ayam selasih, atau ayam cemani adalah ras ayam lokal yang telah dikembangkan di di Pulau Jawa sejak abad ke-12. Ayam cemani memiliki gen dominan yang menyebabkan hiperpigmentasi (fibromelanosis), yang membuat ayam-ayam ini kebanyakan berwarna hitam, termasuk bulu, paruh, dan organ dalam. Ayam kedu pada awalnya berfungsi sebagai hewan ritual dan tidak dimuliakan sebagai pedaging atau petelur. Menurut catatan, ras lokal ini mulai ditangkarmurnikan oleh Tjokromihardjo pada tahun 1924, lalu dilanjutkan oleh dua anaknya. Khusus ayam cemani, yang paling bernilai sebagai bagian ritual atau pengobatan, terkait dengan legenda Ki Ageng Makukuhan.

Ayam Kedu adalah salah satu jenis ayam lokal yang berasal dari daerah Kedu, Jawa Tengah, Indonesia. Ternak ayam Kedu telah menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat Indonesia, terutama di daerah Jawa, sejak zaman dahulu. Sejarah ternak ayam Kedu ini erat kaitannya dengan budaya dan tradisi masyarakat lokal serta pengembangan peternakan di Nusantara.

Apa Itu Ayam Kedu?
Ayam lokal yang berwarna hitam ini merupakan unggas asli karesidenan Kedu. Namun ternyata anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar. Ayam ini dibentuk dari hasil perkawinan silang antara ayam lokal Dieng dengan Ayam Dorking yang dibawa dari Inggris oleh Raffles.

Kemudian populasi ayam ini menyebar ke wilayah Kedu, makanya banyak yang memberi nama ayam ini sebagai Kedu. Tetapi sebelum 1926, ayam ini hanya dikenal dengan sebutan ayam hitam.

Keunikannya terdapat pada penampilannya yang mirip Cemani. Meski ayam ini memiliki produktivitas yang tinggi, kebanyakan orang merawatnya sebagai ayam hias, bukan untuk diambil telur atau dagingnya.

Tetapi peternak dapat membuat strain petelur atau pedaging dari ayam ini. Bila dijadikan petelur, kedu betina mampu menghasilkan sebanyak 25 butir telur selama masa birahi. Ukuran telur yang dihasilkan pun cukup besar, sekitar 50 sampai 60 gram.

Karakteristik Kedu dan Telurnya
Ayam yang sekilas tampak hitam legam ini ternyata tidak sepenuhnya hitam. Masih ada bagian-bagian lain yang berwarna kemerahan. Dari jauh penampilannya bahkan mirip dengan ayam kampung dan Cemani. Agar tidak tertukar dengan ayam yang lain, simak ciri-ciri fisiknya sebagai berikut:

1. Ciri ciri Ayam Kedu

Bobot kedu dewasa mencapai 1,5 sampai 2 kg.
Ditumbuhi bulu hitam pada seluruh permukaan kulit tubuh.
Jengger tebal dan berwarna gelap kemerahan.
Kulit tubuh berwarna putih kehitaman.
Matanya hitam gelap.
Paruh dan kaki ayam berwarna hitam semu.
Proporsi tubuh besar dan berisi.

2. Karakteristik Kedu Jantan

Bobotnya dapat mencapai 3 sampai 3,5 kg bila dijadikan strain pedaging.
Bulu tampak mengembang.
Daging cenderung kemerahan.
Ekor ayam menjuntai ke bawah.
Mata besar dan berwarna hitam kemerahan.
Paruh hitam kusam dengan ujung keabuan.
Terdapat warna merah atau kuning pada bagian punggung dan leher ayam.
3. Ciri-ciri Telur Kedu

Anak kedu berwarna abu-abu dan berbulu lembut.
Proses pengeraman telur berlangsung selama 21 hari.
Telur berwarna putih pucat sedikit kecokelatan, terkadang putih kemerahan.
Jenis Ayam Kedu
Secara umum, ayam ini terbagi menjadi tiga jenis. Masing-masing memiliki perbedaan pada warna pada beberapa bagian tubuhnya. Harga kedu merah dan putih lebih mahal ketimbang kedu hitam. Pahami dulu perbedaan dari masing-masing jenis sebagai berikut:

1. Kedu Merah

Meski jenisnya kedu merah, bukan berarti bulunya berwarna merah. Justru kedu ini memiliki bulu berwarna hitam yang menutupi bagian kaki, paruh dan mata,

Hanya saja jenggernya berwarna merah merona. Justru jenggernya yang menjadi daya tarik dari kedu merah ini. Kedu merah kurang cocok dijadikan petelur karena produktivitasnya masih kalah dengan ayam petelur lokal lainnya.

2. Kedu Hitam

Penampilannya mirip sekali dengan Ayam Cemani. Apalagi tubuhnya ditumbuhi oleh bulu berwarna hitam pekat. Tetapi kedu hitam masih memiliki bulu berwarna putih pada bagian samping sayap sampai brutu.

Beberapa ayam juga mempunyai warna sedikit merah. Berbeda dengan Cemani yang sepenuhnya hitam. Ayam ini mempunyai langit-langit paruh berwarna putih.

3. Kedu Putih

Ciri khas ayam ini adalah bulu berwarna putih yang menyelimuti tubuhnya. Mulai dari kaki dan bulu, semuanya putih. Sedangkan jenggernya tegak berwarna kemerahan. Paruh dan matanya berwarna kekuningan.

Penampilannya yang cantik membuat ayam ini dibudidayakan sebagai ayam hias. Tetapi bisa juga diambil dagingnya.

Asal Usul dan Jenis Ayam Kedu

Ayam Kedu sudah dikenal sejak zaman kerajaan di Jawa, terutama di Kerajaan Mataram. Ada beberapa jenis ayam Kedu yang populer, di antaranya:

1. Ayam Kedu Hitam: Memiliki bulu hitam pekat, bahkan daging dan organ dalamnya pun berwarna hitam. Ayam ini sering dianggap memiliki nilai mistis dan digunakan dalam upacara adat tertentu.

2. Ayam Kedu Merah: Berbulu merah keemasan, ayam jenis ini lebih umum digunakan untuk konsumsi daging dan telur.

3. Ayam Kedu Cemani: Jenis ini paling legendaris karena seluruh tubuhnya, termasuk kulit, bulu, daging, tulang, dan darah berwarna hitam. Ayam Cemani sering diasosiasikan dengan dunia spiritual dan dipercaya memiliki kekuatan

Di beberapa budaya, ayam hitam seperti Kedu Hitam sering digunakan dalam upacara adat atau ritual tertentu. Warna hitamnya yang eksotis sering kali dikaitkan dengan kekuatan magis atau spiritual. Misalnya, di beberapa daerah di Indonesia, ayam hitam digunakan sebagai simbol perlindungan dalam ritual atau acara keagamaan.

Ayam Kedu Hitam menawarkan berbagai keunikan dan manfaat yang menjadikannya layak dipertimbangkan dalam dunia peternakan. Dengan daging yang lezat, potensi manfaat kesehatan, serta nilai jual yang tinggi, ayam ini memiliki prospek bisnis yang menjanjikan. Pemeliharaannya yang mudah dan daya tahan yang baik terhadap penyakit juga menambah nilai plus bagi peternak. Meski mungkin belum sepopuler ayam kampung atau broiler, ayam Kedua Hitam memiliki peluang besar untuk berkembang sebagai komoditas unggul di masa depan.

Share197Tweet123Share49
admin

admin

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Putra Magelang, Boyke Rachmanda Perkuat Jajaran Pengurus Pusat IKAL Lemhannas RI 

Putra Magelang, Boyke Rachmanda Perkuat Jajaran Pengurus Pusat IKAL Lemhannas RI 

Juli 12, 2026
PBSI Gelar Kejurkab Bulu Tangkis “Bupati Wonosobo Cup 2026”, Jaring Bibit Atlet Usia Dini hingga Antar Instansi

PBSI Gelar Kejurkab Bulu Tangkis “Bupati Wonosobo Cup 2026”, Jaring Bibit Atlet Usia Dini hingga Antar Instansi

Juli 8, 2026
Pusaran Kedua: Ketika Polisi Menyidik “Jaksa Super”

Pusaran Kedua: Ketika Polisi Menyidik “Jaksa Super”

Juli 10, 2026
Inilah Asal Usul Ayam Kedu, Ayam Abad 12 yang Ditangkarmurnikan Tjokromiharjo pada 1924

Inilah Asal Usul Ayam Kedu, Ayam Abad 12 yang Ditangkarmurnikan Tjokromiharjo pada 1924

0
Tasyakuran Hasil Tani dan Merajut Kerukunan Terlihat di Desa Buntu Kejajar

Tasyakuran Hasil Tani dan Merajut Kerukunan Terlihat di Desa Buntu Kejajar

0
Kunjungan Wisatawan Libur Nataru 2025–2026 di Wonosobo Capai 197.058 Orang

Kunjungan Wisatawan Libur Nataru 2025–2026 di Wonosobo Capai 197.058 Orang

0
SM/Dok : Pengunjung sedang membaca buku dengan tenang di ruang baca yang merupakan fasilitas perpustakaan

Inovasi iMagelang dan Wisata Literasi : Strategi Disperpusip Kota Magelang Jaga Minat Baca Masyarakat

September 16, 2026
SM/Dok : Tirto Sumeto alias Pak Tir yang membawa gerobak pikul sederhana sedang berhenti menunggu pembeli di tepi jalan

Kisah Tirto, Kakek 64 Tahun yang Setia Memikul Kue Putu Keliling

September 16, 2026
SM/Dok : Bangunan Paseban Randu Alas, Area Sawah/Kebun Kedungsari, Secang, Magelang

Mengenal Paseban Randu Alas, Potensi Wisata Alam Baru di Magelang

September 16, 2026
SUARA MERDEKA KEDU

Copyright © 2024 SuaraMerdekaKedu.com.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Kedu
    • Temanggung
    • Purworejo
    • Magelang
  • Wonosobo
  • Jawa Tengah
  • Yogyakarta
  • Nasional
  • Internasional

Copyright © 2024 SuaraMerdekaKedu.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In