NASIONAL, suaramerdekakedu.com – Sorotan publik di media sosial kembali tertuju pada musisi Nadin Amizah. Ia memicu perdebatan sengit di kalangan warganet setelah pernyataannya di platform Threads dinilai membela grup musik Juicy Luicy yang sedang kontroversi, hingga aksinya mengunggah pesan pribadi pengikutnya yang berujung pada tuduhan power abuse.
Awal mula kegaduhan berembuk saat Nadin mengunggah opini terkait banyaknya barang bawaan musisi ketika tampil di luar kota. Isu ini naik bersamaan dengan yang dihadapi Juicy Luicy terkait masalah biaya kelebihan bagasi pesawat. Namun, langkah Nadin ikut bersuara justru mengundang gelombang kritik mendalam. Warganet menilai tindakannya tidak tepat, mengingat vokalis grup musik tersebut pernah diterpa isu kekerasan seksual dan pelecehan verbal.
Nadin menegaskan sama sekali tidak berniat membela pelaku kekerasan seksual. Dalam penjelasannya, ia mengaku tidak mengikuti isu dugaan kekerasan seksual yang sempat menyeret nama musisi bersangkutan. Lewat akun Threads pribadinya, Nadin menyampaikan klarifikasi langsung.
“Tolong screenshoot ini juga. aku ga membela pelaku KS. saat kemarin aku membicarakan tentang bawaan musisi, dan bilang bahwa mendoakan downfall orang itu ga baik, memang saat itu, karna tidak terlalu dekat pula, aku lupa bahwa topik yang aku bicarakan ini sedang berputar tentang orang yang pernah melakukan KS. sekali lagi, aku ga membela perilaku maupun keputusan orang tersebut. teman-teman benar bahwa ga seharusnya aku nimbrung saat situasi lagi panas. dan bahwa edukasi bisa dilakukan nanti,” ujarnya di postingan.
Belum usai kontroversi soal bagasi musisi, persoalan baru datang menghampirinya. Nadin kembali diperbincangkan publik setelah mengunggah tangkapan layar berisi pesan langsung dari seorang warganet yang menghujatnya.
“Ah, namanya juga manusia, hatinya mudah berubah” ungkapnya dalam postingan.
Langkah Nadin mempublikasikan riwayat DM tersebut secara terbuka justru memicu atensi liar. Perhatian warganet mendadak teralihkan ketika melihat riwayat pesan dari pengirim yang sama pada tahun 2021. Pada masa itu, pengikutnya tersebut kerap mengirimkan pesan-pesan yang sangat ramah, hangat dan mendukung karier Nadin.
Tindakan menyebarkan identitas serta pesan pribadi pengikutnya itu memicu reaksi tajam. Sebagian warganet menilai tindakan Nadin memviralkan DM tersebut sebagai bentuk power abuse. Sang penyanyi dianggap memanfaatkan pengaruh besar serta jutaan pengikut di media sosial secara tidak proporsional untuk menyudutkan satu individu atau netizen biasa.
Di sisi lain, tidak sedikit pula warganet yang pasang badan membela Nadin. Pihak penyeimbang menilai tindakan Nadin dapat dimaklumi secara manusiawi, mengingat ia wajar jika merasa sakit hati atas perubahan sikap mendadak dari pengguna media sosial yang semula mendukung namun berbalik menjadi penghujat.













































