
PERU , suaramerdekakedu.com – Calon Gubernur Regional Áncash, Peru, Susy Aponte Polo tewas ditembak saat menjalani aktivitas kampanye di Caraz, Provinsi Huaylas, Sabtu (19/9/2026). Aponte diserang sekitar pukul 12.40 waktu setempat ketika melakukan kegiatan politik di sekitar pasar setempat.
Aponte mengalami luka tembak di bagian kepala dan sempat dilarikan ke rumah sakit. Namun, nyawanya tidak tertolong. Rekaman detik-detik penembakan tersebut kemudian beredar di media sosial. Aponte diketahui tidak hanya berstatus sebagai calon gubernur, tetapi juga merupakan jurnalis dan pengelola media berita daring.
Serangan tersebut juga menyebabkan sejumlah orang lain terluka. Berdasarkan keterangan kejaksaan setempat, lima orang mengalami luka dalam insiden tersebut. Polisi kemudian menangkap warga negara Venezuela bernama Luis Iván Obispo Díaz yang diduga sebagai pelaku penembakan. Saat ditangkap, polisi menyita pistol Glock yang selanjutnya diperiksa sebagai barang bukti.
Perkembangan terbaru menunjukkan penyelidikan tidak berhenti pada satu tersangka. Kejaksaan Peru menyatakan kasus tersebut kini diselidiki sebagai dugaan sicariato atau pembunuhan berencana. Selain Luis Iván Obispo Díaz, terdapat sejumlah orang lain yang telah diamankan untuk diperiksa terkait dugaan keterlibatan dalam kasus tersebut.
Menurut keterangan saksi yang dikutip dari situs terpercaya, Aponte ditembak dari belakang ketika sedang menjalankan aktivitas kampanye. Polisi dan kejaksaan masih mendalami rangkaian serangan serta mencari pihak yang diduga berada di balik aksi tersebut.
Kasus ini juga mendapat perhatian karena Aponte sebelumnya pernah mengungkap adanya ancaman terhadap dirinya. Ia dikenal melalui aktivitas jurnalistik dan pemberitaan mengenai dugaan kasus korupsi. Sejumlah pihak kemudian mendesak aparat mengungkap motif serta pihak yang bertanggung jawab atas pembunuhan tersebut.
Senator Peru Ruth Luque menyebut serangan terhadap Aponte sebagai “peringatan serius”. Sementara itu, Dewan Pemilihan Nasional Peru (JNE) mendesak aparat mengusut kasus tersebut demi memastikan proses pemilu berjalan aman.
“Kekerasan tidak memiliki tempat dalam masyarakat demokratis. JNE menolak segala tindakan yang mengancam kehidupan, integritas, dan keamanan seseorang,” demikian pernyataan Dewan Pemilihan Nasional Peru, dilansir dari situs terpercaya.
Pemilihan gubernur regional di Peru dijadwalkan berlangsung pada 4 Oktober 2026. Susy Aponte Polo maju sebagai kandidat Gubernur Regional Áncash melalui gerakan politik lokal Socios por Áncash. Sebelum terjun ke dunia politik, Aponte dikenal sebagai jurnalis dan komunikator di wilayah tersebut.





















































