JAKARTA, suaramerdekakedu.com – Pasar komoditas pangan nasional kembali diterpa gelombang kenaikan harga pada awal pekan. Rata-rata komoditas pokok tercatat mengalami tren penguatan harga cukup tajam, dengan lonjakan paling signifikan terjadi pada komoditas cabai dan beras.
Data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Bank Indonesia per Senin (21/9/2026) pukul 08.25 WIB mencatat pergerakan naik pada hampir seluruh varian beras. Beras kualitas medium I terkerek 0,3% menjadi Rp16.650 per kilogram (kg), disusul medium II yang naik 0,31% ke posisi Rp16.400 per kg. Segmen beras premium pun tak luput dari tren kenaikan; kualitas super I dan II masing-masing melonjak 0,56% (Rp17.950 per kg) dan 0,29% (Rp17.350 per kg). Adapun beras kualitas bawah I turut terkerek 0,68% menjadi Rp14.900 per kg, sedangkan beras kualitas bawah II menjadi satu-satunya yang stagnan di angka Rp14.700 per kg.
Kenaikan paling agresif tercatat pada kelompok hortikultura, khususnya bumbu dapur. Harga cabai merah keriting melonjak hingga 9,42% menjadi Rp69.100 per kg, disusul cabai rawit merah yang naik 6,78% hingga menembus Rp96.100 per kg. Sementara itu, cabai merah besar dan cabai rawit hijau masing-masing terangkat ke level Rp58.000 per kg (+6,23%) dan Rp67.800 per kg (+4,81%).
Pergerakan harga pangan harian ini terekam langsung dalam publikasi resmi otoritas moneter. “Berdasarkan data Pusat Informasi Haga Pangan Strategis (PIHPS) Bank Indonesia per pukul 08.25 WIB, rata-rata nasional harga beras kualitas medium I naik 0,3% menjadi Rp16.650/kg.”
Pada sektor protein hewan, harga daging sapi kualitas I dan II mencatatkan kenaikan tipis masing-masing 0,62% dan 0,67%, sehingga berada di level Rp153.050 per kg dan Rp143.750 per kg. Kenaikan juga dialami telur ayam ras yang menguat 0,67% ke posisi Rp30.050 per kg, kendati harga daging ayam ras segar terkoreksi tipis 0,24% menjadi Rp42.350 per kg.
Sektor komoditas minyak goreng dan bahan pokok lainnya turut menunjukkan dinamika variatif di pasar nasional. Minyak goreng curah melemah tipis 0,24% ke harga Rp20.400 per kg, tetapi minyak goreng kemasan bermerek I dan II tetap bergerak naik masing-masing 0,41% dan 0,43% menjadi Rp24.450 dan Rp23.600 per kg. Selain itu, gula pasir kualitas premium naik 0,25% menjadi Rp20.400 per kg, gula pasir lokal terangkat 0,52% menjadi Rp19.200 per kg, serta bawang putih menanjak 0,25% ke posisi Rp39.400 per kg—berbeda dengan bawang merah yang melorot 1,19%.





















































