MAGELANG, suaramerdekakedu.com — Gelaran Expo Magelangan yang berlangsung di Kampus Sidotopo Universitas Tidar menjadi ajang unjuk kreativitas bagi berbagai komunitas, UMKM lokal. Kegiatan ini menghadirkan beragam stan interaktif, mulai dari workshop kerajinan tangan hingga ruang literasi sepak bola.
Salah satu daya tarik utama adalah stan milik Ruka Tiga yang menggelar workshop pembuatan bag charm bersama Flowrokja. Nafisa menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi ruang kreasi sekaligus wadah untuk memperkenalkan karya para pengrajin lokal.
“Ini workshop salah satu produk yang kolektifan dengan Ruka Tiga bersama karya pengrajin lainnya. Bahan dasarnya dari kawat bulu yang dikolaborasikan dengan tali makram. Hasil kerajinan ini bisa dipasang di tas atau gantung kunci” ujar Nafisa.
Di sudut lain area Kampus Sidotopo Untidar, kelompok suporter dan komunitas turut meramaikan suasana. Farel hadir menjaga stan Tiger Kampus komunitas mahasiswa pecinta klub sepak bola PPSM Magelang.
Farel menyampaikan bahwa kehadiran mereka bertujuan untuk mengenalkan sejarah sepak bola lokal serta menyediakan ruang literasi.
“Di stan ini kami menyediakan lapak baca hasil kolaborasi dengan komunitas Ombak Kampus, sekaligus menjual merchandise pakaian dari tempat lokal. Kami ingin memperkenalkan bahwa PPSM Magelang adalah salah satu dari tujuh pendiri PSSI. Harapannya, makin banyak mahasiswa yang tertarik untuk bergabung dan berkolaborasi dalam gerakan kolektif kami,” kata Farel.
Penyelenggaraan Expo Magelangan di Kampus Sidotopo Untidar ini sukses menjadi wadah ruang temu yang interaktif, mempertemukan seni, literasi, serta aksi komunitas mahasiswa secara inklusif.



























































