WONOSOBO, suaramerdekakedu.com – Penarikan nomor urut Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Desa Batursari, Kecamatan Sapuran, Kabupaten Wonosobo sempat mengalami ketegangan pendukung bakal calon setelah acara usai di balai Desa Batursari pada (28/9). Kejar – kejaran antar warga tidak dapat dihindari.
Kegaduhan pendukung 3 bakal calon terjadi setelah massa keluar dari balai desa dan diduga adanya provokasi suara knalpot brong sepeda motor yang melintas di tengah kerumunan pendukung lawan. Akibat aksi tersebut mendadak memanas serta kejar – kejaran antar warga tidak dapat dihindari
Camat Sapuran, Alfun Haka membenarkan adanya kejadian kegaduhan antar pendukung tersebut, namun segera reda dan berangsur kondusif berkat respon cepat aparat gabungan yang langsung turun ke lokasi kejadian mendudukan warga telibat dalam satu meja.
“memang benar ada kejadian itu, namun kita langsung turunkan tim untuk mengendalikan dan menggelar rapat, sekarang sudah aman” ungkap Alfun
Ia mengatakan kegaduhan terjadi murni karna percikan emosinal massa pendukung yang ikut mengantar saat pengambilan nomor urut bakal calon kepala desa serta provokasi suara knalpot brong sepeda motor
Pilkades serentak 2026 di Kabupaten Wonosobo akan digelar November mendatang dan diikuti 166 Desa sekaligus
3 bakal calon di Desa Batursari bersaing kompetitif dan pemerintah kecamatan terus mengimbau warga agar menjaga keamanan hingga hari pemungutan tiba.






















































