WONOSOBO, suaramerdekakedu.com – kurasi musik Wonosobo merupakan ekosistem bagi musisi di Kabupaten Wonosobo, yang ingin berkarya positif, siapapun dapat bergabung, tidak mengikat, dan tidak mencari keuntungan dari segala kegiatan yang diadakan. Rutin mengadakan penampilan musisi Wonosobo setiap akhir bulan bertempat di panggung mini kafe Lee Coffe.
Musisi, penulis lagu, sekaligus co-produser asli Wonosobo, Emte mengatakan Kurasi musik Wonosobo merupakan jembatan musik menuju kurasi musik Indonesia yang ada di Jakarta. Bagaimana orang berkumpul untuk mengulik musik, menampilkan karya musik sendiri, serta memberikan edukasi bagaimana hidup dari karya yang dibuat.
“ kegiatan kurasi musik diadakan di Lee Coffe, setiap akhir bulan, ingin membantu teman – teman musisi, sehingga tidak mencari dana, dan segala bentuk kegiatan sudah disediakan oleh kafe Lee Coffe Wonosoboi, “ ujar Emte
Ia menambahkan langkah ini menjadi jembatan agar karya musisi yang ada di Wonosobo dapat ditampilkan di Jakarta. Salah satu motivasi bagi musisi lokal agar karyanya dapat ditampilkan secara nasional.
“ walaupun sampai saat ini ( bulan September 2026) belum ada musisi di Wonosobo yang karyanya dapat menembus kancah nasional,” imbuhnya
Sebanyak kurang lebih 5 musisi lokal wonosobo tampil memamerkan karya nya setiap akhir bulan, selain itu juga terdapat talkshow pasca penampilan untuk edukasi bagaimana membuat lagu untuk komersil, dinikmati banyak orang, membuat musik untuk tujuan tertentu misalkan soundtrack, iklan, dan bagaimana bisa masuk ke layanan streaming musik digital terpopuler di dunia seperti spotify atau youtube.
“melalui kurasi musik Wonosobo ini setiap selesai acara kurasi, selalu ada talkshow untuk membedah masalah – masalah yang terjadi di musisi itu, kesulitan membuat lagu, kesulitan mencari digital platform atau promosi, pokoknya diskusi bersama setelah perform,” Ungkap Emte
Emte mengatakan masih ada sekat antara musisi genre satu dengan lainnya yang ada di Wonosobo. Walaupun disisi lain musisi di Kota Dingin ini mau belajar dan berambisi serta open mind.
“ harapannya dari satu, dua band atau musisi yang open mind ini bisa merangkul yang lain, dari kota kecil, Wonosobo ini bisa menjangkau kancah nasional, jangan berhenti berkarya, dan harapannya ada support dari pemerintah daerah untuk musisi khusunya di Wonosobo,” tegas Emte


























































