MAGELANG, suaramerdekakedu.com – Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (BEM FISIPOL) berkolaborasi dengan Himpunan Mahasiswa Hukum (HMH) Universitas Tidar menggelar kegiatan kepedulian masyarakat bertajuk “BEM FISIPOL dan HMH Peduli”. Melalui Departemen Sosial Masyarakat, kegiatan ini bekerja sama dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPMP4KB) Kota Magelang, dengan sasaran kelompok Pemberdayaan Perempuan Kepala Keluarga (PEKKA).
Ketua pelaksana, Nazwa Sefina Hikmayanti, menjelaskan persiapan kegiatan telah dilakukan sejak sekitar satu bulan sebelumnya. Persiapan tersebut mencakup koordinasi dan kolaborasi dengan organisasi mahasiswa serta pihak DPMP4KB. Kegiatan ini diikuti oleh 25 ibu dari kelompok PEKKA yang berasal dari satu kelurahan terpilih.
“Audiensnya itu para ibu-ibu dari PEKKA, Itu ada sekitar 25 orang. Tapi itu nanti dibagi kayak, itu kan ada per kelurahan gitu kan. Nah, nanti kita ambil 25 orang di satu kelurahan tersebut, begitu,” ujar Nazwa saat diwawancarai, Selasa (27/10).
Dalam kegiatan tersebut, peserta memperoleh dua materi dari dua narasumber berbeda. Materi pertama membahas pemasaran di era digital serta pemanfaatan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) untuk mendukung promosi produk. Materi kedua berupa pelatihan mengolah limbah minyak jelantah menjadi sabun yang memiliki nilai guna dan potensi ekonomi.
“Jadi itu tuh limbah minyak jelantah itu digunakan untuk yang bermanfaat. Jadi biar produknya itu yang lebih bernilai dan itu tuh bakal kepake sama kita sehari-hari, begitu,” imbuh Nazwa.
Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) DPMP4KB Kota Magelang, Amalia Ila Diastri, S.T., M.P.A., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan yang diinisiasi mahasiswa Universitas Tidar ini merupakan kegiatan positif karena memberikan ruang belajar dan pengetahuan praktis bagi perempuan kepala keluarga.
“Ini kegiatan yang sangat positif sekali, yang diinisiasi oleh teman-teman dari UNTIDAR untuk perempuan kepala keluarga Kota Magelang,” ujar Kepala Bidang PPPA DPMP4KB Kota Magelang tersebut.
Ibu Amalia juga menyampaikan bahwa pelatihan pemasaran digital dan pemanfaatan limbah organik dapat menjadi bekal yang bermanfaat bagi para peserta. Keterampilan pemasaran digital dapat membantu peserta mengenalkan produk kepada masyarakat yang lebih luas, sedangkan pengolahan limbah minyak jelantah menjadi sabun merupakan contoh pemanfaatan bahan sisa agar memiliki nilai guna. Kedua materi tersebut diharapkan dapat membuka wawasan peserta mengenai peluang kegiatan produktif dan peluang usaha.
Melalui kegiatan ini, penyelenggara berharap ibu-ibu PEKKA dapat mengembangkan kemampuan berwirausaha, memanfaatkan bahan yang tersedia di sekitar, serta memasarkan produk mereka secara lebih luas. Dengan demikian, keterampilan yang diperoleh berpotensi mendukung aktivitas ekonomi keluarga.
Ibu Amalia kembali mengucapkan selamat dan sukses kepada BEM FISIPOL dan HMH Universitas Tidar atas penyelenggaraan kegiatan tersebut. Ia berharap kolaborasi positif antara mahasiswa dan pemerintah daerah dapat terus berlanjut untuk mendukung pemberdayaan perempuan kepala keluarga di Kota Magelang.
“Terima kasih sekali lagi, sukses selalu untuk teman-teman BEM FISIPOL dan HMH UNTIDAR. Selamat,” pungkasnya.
























































