MAGELANG, suaramerdekakedu.com – Sebagai wujud pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi, tim dosen Universitas Tidar melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat yang berfokus pada pendampingan komersialisasi usaha di Kelompok Budidaya Ikan (Pokdakan) Mina Cikal Sari, di Balai Wates Tengah RT 02/RW 02, Kelurahan Wates, Magelang, hari Minggu (11/10).
Kegiatan ini berisi sosialisasi yang ditujukan kepada Kelompok Pokdakan Mina Cikal Sari mengenai pengembangan potensi pelet ikan yang diolah dari sampah organik rumah tangga dan sisa makanan.
Dalam pelaksanaan program ini, Suci Nasehati Sunaningsih, S.E., M.Sc selaku Ketua Pengabdian Masyarakat mengungkapkan tim pengabdian masyarakat telah membantu pengujian laboratorium (uji proksimat) pada sampel produk pelet organik tersebut melalui Dinas Pertanian Kabupaten Semarang. Hal ini bertujuan untuk menguji kelayakan serta nutrisi pakan sebelum menuju tahap komersialisasi.
“Jadinya, kita support-nya yang kita bisa dari bidang ilmu kita. Kalau dari dana, tentu belum bisa maksimal ya. Tapi kalau dari ilmu, insyaallah akan membawa manfaat. Misalnya, tadi kita itu melakukan uji proksimat di Kabupaten Semarang, di Provinsi Jawa Tengah, terkait kandungan produk pelet ikan yang diproduksi dari bahan sampah organik,” ujar Suci selaku Ketua Pengabdian Masyarakat saat ditemui (11/10).
Hasil pelet berbahan sampah organik buatan Pokdakan Mina Cikal Sari ini sudah memiliki kandungan nutrisi yang baik, namun hanya perlu mengurangi kadar lemaknya. Pelet berbahan sampah organik ini ternyata hanya digunakan untuk kebutuhan pakan kolam milik anggota kelompok dan belum pernah dipasarkan. Oleh karena itu, melalui penyuluhan dan pendampingan ini, tim pengabdian masyarakat Untidar berupaya mengedukasi masyarakat untuk berani mengembangkan pelet berbahan dasar sampah organik ini menjadi produk komersial yang bernilai ekonomi.
“Terus juga kita juga mensosialisasikan supaya mereka itu ada apa ya, ada niat untuk mengembangkan usahanya. Karena selama ini kan belum dijual itu. Cuma pelet itu cuma dipakai di kelompoknya,” pungkasnya.

















































