WONOSOBO, suaramerdekakedu.com – Polres Wonosobo memperkuat kerjasama antar sektor untuk meningkatkan kesadaran serta kesiapan menghadapi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2026 yang dijadwalkan berlangsung di 166 desa pada 25 November mendatang. Dalam pertemuan membahas terkait koordinasi antar sektor bersama Pemerintah Kabupaten Wonosobo beserta berbagai pihak terkait. Kapolres Wonosobo AKBP Ricky Pripurna Atmaja menekankan bahwa persiapan untuk pengamanan harus dilakukan sejak awal dengan melibatkan pihak-pihak yang memahami situasi di masing-masing daerah.
“Kami berupaya untuk membangun kesadaran dan kesiapsiagaan dalam rangka pelaksanaan pilkades di 166 desa. Setiap tahap harus kita antisipasi sejak awal agar jika ada potensi masalah, dapat segera dikoordinasikan dan ditangani dengan benar,” ujarnya dikutip dari Antara Jateng.
Pemerintah dan perangkat desa memiliki peran yang sangat penting karena mereka berinteraksi langsung dengan warga. Komunikasi di tingkat desa dianggap penting untuk meningkatkan kewaspadaan sekaligus mendukung langkah pencegahan agar kondisi tetap stabil. Dengan adanya kerjasama ini, diharapkan setiap perkembangan yang terjadi di lapangan bisa segera direspons sesuai kewenangan masing-masing. Taktik pengamanan direncanakan secara menyeluruh, mulai dari masa tenang, distribusi logistik, pemungutan suara hingga proses penghitungan suara.
Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat, menyatakan bahwa semangat masyarakat terhadap Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak sudah terlihat sejak fase pendaftaran calon. Oleh sebab itu, diperlukan penguatan komunikasi dan koordinasi antara semua pihak agar setiap tahapan dapat dilakukan sesuai peraturan.
“Pilkades yang akan diadakan secara serentak di Wonosobo adalah langkah signifikan untuk warga desa. Oleh karena itu, semua pihak harus berkolaborasi untuk memastikan bahwa tiap tahap berlangsung dengan baik, aman, teratur, dan dalam suasana yang kondusif,” ujarnya dikutip dari Antara Jateng.
Afif juga mengingatkan para peserta dan pendukung untuk menjaga sikap serta menghormati prosedur yang telah ditetapkan. Berbagai pilihan, menurutnya, adalah bagian dari proses demokrasi yang seharusnya dihadapi dengan kedewasaan.
“Kami berharap bahwa seluruh rangkaian pilkades di Kabupaten Wonosobo dapat dilaksanakan dengan aman, teratur, lancar, dan kondusif, serta melahirkan kepala desa yang memiliki integritas, menjadi teladan bagi masyarakat, dan mampu mendorong kemajuan untuk desanya,” tambahnya dilansir dari Antara Jateng.
Ia menekankan bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, aparatur keamanan, serta masyarakat sangat penting dalam menjaga situasi selama seluruh proses Pilkades Serentak berlangsung.

























































