WONOSOBO, suaramerdekakedu.com – Kebakaran yang terjadi di Desa Tieng, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo meninggalkan duka mendalam bagi para korban dan masyarakat yang terdampak. Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat datang setelah proses pemadaman dan pendinginan selesai dilakukan petugas. Ia melihat langsung kondisi rumah warga yang terdampak kebakaran. Sabtu (12/9)
Pemerintah Kabupaten Wonosobo selanjutnya melakukan inventarisasi terhadap rumah dan aset warga yang terdampak kebakaran. Satu posko juga didirikan di Aula Kantor Desa Tieng untuk membantu warga yang terdampak.
Afif mengaku prihatin dengan kejadian kebarakan tersebut, ia menyebut berdasarkan laporan BPBD, sepanjang 2026 sudah terjadi sekitar 70 titik kebakaran di Kabupaten Wonosobo.
“ bangunan rumah di Wonosobo juga masih banyak menggunakan kayu karena hangat, jadi harus berhati – hati kalau meninggalkan rumah jangan lupa matikan kompor atau tingku, “ Ujarnya
Dalam upaya membantu penanganan darurat, Dinas Sosial Pemberdayaan, Masyarakat, dan Desa (PMD) Kabupaten Wonosobo bersama TAGANA (Taruna Siaga Bencana) hadir memberikan dukungan kebutuhan permakanan melalui Dapur Umum Lapangan (Dumlap) bagi para korban, relawan, serta warga masyarakat yang turut membantu proses penanganan bencana.
Selain itu, telah disalurkan pula logistik penanganan darurat bencana dari Kementerian Sosial RI melalui Sentra Terpadu Kartini Temanggung berupa Kasur, Selimut, Makanan siap saji, Lauk siap saji, Tenda gulung, Tenda keluarga, Family kit, Kidsware dan Perlengkapan dapur keluarga.
Afif Mengatakan Pemkab Wonosobo telah membeli satu unit mobil pemadam kabarakan tahun lalu dan kedepannya pemerintah ingin mendorong pengadaan mobil pemadam berukuran lebih kecil yang dapat ditempatkan di sejumlah wilayah.
“ kitaingin menggerakkan infak masyarakat untuk beli damkar yang ukurannya lebih kecil “ kata Afif
Afif berharap kedeapannya setiap kecamatan memiliki hydrant sebagai sumber suplai air Ketika terjadi kebakaran.














































