WONOSOBO, suaramerdekakedu.com – Upaya penemuan kasus Tuberkulosis(TBC) melalui integrasi Cek Kesahatan Gratis (CKG) terus dilakukan Kabupaten Wonosobo melalui Dinas kesehatan. Target 121 lokus akan diselesaikan hingga November 2026.
Hingga rabu (9/9) kegiatan telah terlaksana di 54 lokus, sasaran dijangkau melalui kegiatan di tingkat desa,pondok pesantren,sekolah,maupun lokasi komunitas.
Tercatat 5.400 peserta yang telah mengikuti kegiatan dan 4.047 telah menjalani pemeriksaan X-ray Portable. Dari hasil tersebut, pembacaan menunjukkan 200 pemeriksaan atau sekitar 4,95 persen memberikan hasil sugestif TBC.
Peserta dengan hasil sugestif TBC ditindaklanjuti pemeriksaan dahak dan 1.836 sampel dahak telah diambil. Dengan hasil pemeriksaan laboratorium ditemukan sejumlah kasus TBC sensitif obat (SO) dan kasus diantaranya TBC resisten obat (RO). Tercatat 71 pasien telah mendapatkan pengobatan.
Kepala Dinas Kesehatan Wonosobo,Jaelan mengatakan kegiatan ini merupakan satu langkah nyata untuk meningkatkan penemuan kasus TBC secara aktif
“Kegiatan tracing Tuberkulosis (TBC) yang terintegrasi dengan Cek Kesehatan Gratis(CKG) dan didukung dengan penggunaan X-ray portable merupakan salah satu langkah nyata Dinas Kesehatan Kabupaten Wonosobo dalam meningkatkan penemuan kasus TBC secara aktif” jelasnya.
Jaelan mengatakan melalui kegiatan ini masyarakat dapat memperoleh akses pemeriksaan lebih mudah,cepat, dan mendekatkan pelayanan kesehatan langsung ke lokasi masyarakat. Dan penggunaa X-ray portable juga membantu skrinning untuk menyadari adanya gejala atau belum mendapatkan pemeriksaan.
Dinas kesehatan Kabupaten Wonosobo berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi dengan seluruh pihak, mulai dari puskesmas,tenaga kesehatan,pemerintah desa, hingga masyarakat,agar upaya eliminasi TBC dapat berjalan optimal.
“Mari bersama -sama mewujudkan Wonosobo yang lebih sehat,bebas TBC, dan tidak ada lagi masyarakat yang terlambat mendapatkan pengobatan ” Ujar Jaelan.
























































