WONOSOBO, suaramerdekakedu.com – Pemerintah Kabupaten Wonosobo melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama Palang Merah Indonesia (PMI) menyalurkan bantuan 20.000 liter air bersih bagi masyarakat terdampak kekeringan di Desa Somogede, Kecamatan Wadaslintang, yaitu Dusun Kaburikan, Karangsari, dan Kajoran pada Kamis (10/9).
Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat menyampaikan untuk membantu memenuhi kebutuhan sekitar 50 kepala keluarga dan 170 jiwa disiapkan armada tangki BPBD dan PMI, menurutnya pemerintah harus hadir Ketika masyarakat mendapat kesulitan, sebagai bentuk respon cepat pemerintah terhadap daerah yang mengalami kekeringan.
“air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang harus kita pastikan ketersediannya. Ketika warga mengalami kesulitan mendapatkan air, pemerintah tidak boleh tinggal diam. Kita harus hadir dan mengambil langkah nyata agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi “ ujar Afif.
Afif menambahkan distribusi air hari ini merupakan bagian dari respon pemerintah daerah terhadap kondisi yang terjadi di Somogede, dan apabila kebutuhan masih ada, tentu akan kita lanjutkan. Pemerintah akan terus memantau kondisi di lapangan dan menyesuaikan distribusi dengan kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak.
Dua tangki berasal dari BPBD Kabupaten Wonosobo dan satu tangka dari PMI disalurkan hari ini kepada masyarakat di tiga dusun yang menjadi sasaran.
Pengambilan air pada trip berikutnya agar lebih mudah dilakukan dari torn yang berada di kecamatan Wadaslintang dan wilayah desa Somogede. Pemanfaatan diharapkan dapat memperlancar dan mempercepat penyaluran bantuan.
Pemkab Wonosobo akan terus memantau wilayah yang mengalami keterbatasan air, dan distribusi selanjutnya akan disesuaikan dengan kondisi dan skala kebutuhan masyarakat.
Afif menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor dalam menghadapi dampak kekeringan. BPBD, PMI, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan masyarakat.
“ kita berharap bantuan ini bisa meringankan kebutuhan warga, informasi dari pemerintah desa dan masyarakat kalau ada wilayah yang membutuhkan dikoordinasikan dan perlu kerja sama dengan BPBD dan PMI, jangan sampai masyarakat kesulitan mendapatkan air “ pungkasnya.
























































