WONOSOBO, suaramerdekakedu.com – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Wonosobo menerima kunjungan dan koordinasi dari kantor wilayah Kementerian Hukum(Kemenkum) Jawa Tengah pada Selasa(8/9). Pertemuan tersebut membahas pengembangan Indikasi Geografis (IG) dalam mendukung sektor pariwisata sekaligus mendorong produk – produk khas Wonosobo agar semakin dikenal luas.
Salah satu upaya memperkuat potensi kekhasan daerah melalui koordinasi yang dilakukan saat ini, suatu daerah memiliki nilai ekonomi, daerah, budaya, serta ketertarikan erat dengan identitas dan karakter wilayah Wonosobo. Produk unggulan daerah diharapkan memiliki perlindungan hukum sekaligus meningkatkan daya saing dan nilai tambah di pasaran lebih luas melalui penguatan Indikasi Geografis.
Upaya mendorong penguatan regulasi dan pemahaman terkait Kekayaan Intelektual (KI) juga dibahas dalam pertemuan kali ini. Pembahasan KI sangat penting guna memastikan produk, karya, dan potensi kekhasan Wonosobo mendapatkan pengakuan serta Perlindungan yang memadai, sekaligus dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
Sebagai tindak lanjut, Pejabat Kemenkum dalam waktu dekat secara langsung melihat potensi yang dapat dikembangkan dan didorong melalui skema Indikasi Geografis dan Kekayaan Intelektual. Sebagai langkah awal yang diharapkan menjadi penguatan sinergi antara pemerintah daerah dan Kemenkum dalam mengangkat produk khas Wonosobo agar semakin dikenal, terlindungi, dan memiliki daya saing di tingkat nasional hingga internasional.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Fahmi Hidayat mengatakan kunjungan dari Kemenkum kali ini merupakan koordinasi awal mengenai Indikasi Geografis dan Kekayaan Intelektual. “ akan ada kunjungan pejabat dari Kemenkum bulan September ini, mendatangi langsung pelaku usaha di beberapa wilayah Wonosobo “ Ujar Fahmi






















































