WONOSOBO, suaramerdekakedu.com – Memasuki hari ketiga penyelenggaraan, Jumat (31/7/2026), turnamen bulu tangkis bergengsi “Kejurkab Hydroplus Bupati Wonosobo 2026” semakin memanas. Bertempat di Sanera Sport Center, pertandingan kini memasuki babak krusial yakni perebutan tiket final alias babak empat besar (semifinal) yang digelar sejak pagi hari.
Pada kategori tingkat sekolah atau kelompok usia Madya, persaingan bibit-bibit muda terlihat sangat kompetitif dan merata. Di sektor putra K 1 PA, empat nama sukses mengamankan posisi di semifinal, yaitu Muhammad Agam Abdillah (SD N 5 Wonosobo) yang menantang Yusuf Hafid Mardiansyah (SDN 1 Kertek), serta Genta Malik Rahman (SDN Balekambang) yang berhadapan dengan Muhammad Najib Setiawan (MI Ma’arif Budi Luhur).
SDN 1 Kertek juga tampil gemilang dengan menempatkan wakil lainnya, yakni Ahza Jamal Al Rasyid di babak empat besar kategori K 2 PA. Sementara itu, di sektor putri K 2 PI, babak semifinal menjadi panggung adu ketangkasan bagi atlet-atlet dari SD Negeri 1 Kaliwiro, MI Ma’arif Manggisan, SD Negeri 1 Leksono, dan SDN Sukoreno.
Untuk kelompok umur yang mewakili klub (Utama), dominasi beberapa klub binaan lokal ternama sangat terasa. Klub seperti INDORAYA, ABS (Wonosobo), Wonosobo Badminton Academy, dan Bina Satria Tangkas tercatat mendominasi daftar 4 besar di berbagai kelas bergengsi.
Sebagai contoh, pada kelas UDPA, terjadi duel sengit antar klub besar di Wonosobo. Mahesa Farrel Andesta (INDORAYA) diuji oleh Abizar Arkan Rahmatulloh (Wonosobo Badminton Academy). Di bagan lainnya, Prama Dadia Priya Santoso (ABS) juga ditantang oleh unggulan dari Wonosobo Badminton Academy, Muhammad Zafran Ar Rafif. Di sektor putri (UDPI), persaingan empat besar diisi oleh wakil dari Wonosobo Badminton Academy, PB. Estafeta Junior, PB. YPS, dan INDORAYA. Klub Bina Satria Tangkas juga unjuk gigi di kategori TAPI dan TPI dengan menempatkan banyak wakil unggulannya di semifinal.
Lolosnya para atlet dan klub lokal ke babak semifinal ini menjadi bukti nyata keberhasilan pembibitan yang dilakukan secara mandiri di Wonosobo. Hal ini sejalan dengan target Koordinator Pertandingan, Kukuh Santosa, yang berharap turnamen yang didukung oleh Djarum Foundation dan Hydro Plus ini mampu mengapresiasi dan menjaring bibit unggul menuju kancah nasional.
Para semifinalis ini dituntut memiliki stamina dan mental juara yang tangguh. Pasalnya, mereka yang berhasil menang di laga semifinal pada Jumat pagi hingga siang, harus kembali turun ke lapangan untuk melakoni partai puncak atau Babak Final pada sore harinya, yang dimulai pada pukul 16.00 WIB. Dukungan penuh masyarakat dipastikan akan memadati arena untuk menyaksikan lahirnya para juara baru bulutangkis Wonosobo.
























































