WONOSOBO, suaramerdekakedu.com – Bulan Agustus saatnya menyambut hari kemerdekaan Republik Indonesia,Bulan ini identik dengan pernak pernik untuk menghiasi dan memeriahkan hari kemerdekaan. Salah satunya bendera merah putih yang akan terpasang di rumah – rumah atau gedung perkantoran. Pedagang bendera musiman juga terlihat ramai di berbagai tempat.
Pedagang bendera merah putih mulai ramai, pedagang musiman ini selalu hadir bahkan sebelum bulan Agustus, Hari Ulang Tahun Republik Indonesia pada tanggal 17 Agustus menjadi momen yang mempunyai banyak rangkaian untuk dilakukan. Salah satunya menghiasi dengan pernak pernik tujuh belasan.
Salah satu yang selalu hadir dalam bulan Agustus adalah penjual pernak pernik hiasan untuk memeriahkan HUT RI dan pedagang bendera merah putih, salah satu pedagang musiman yang selalu muncul menjelang 17 Agustus ini menjual berbagai macam dagangannya. Macam – macam bendera merah putih dijual mulai dari harga Rp. 25.000 – Rp. 45.000, untuk umbul – umbul atau bendera yang dipasang memanjang keatas dijual mulai dari harga Rp. 16.000, meskipun terdapat perbedaan harga saat beli secara online di marketplace dan pegadang musiman namun masyarakat terkadang memilih membeli secara langsung di pedagang musiman dengan dalih bisa langsung dapat barangnya tanpa menunggu proses pengiriman dari marketplace
“ Kalau beli online dan beli di pedagang pinggir jalan itu ya perbedaan harganya ga terlalu banyak jadi mending beli langsung di pedagang pinggir jalan aja tau bahannya juga “ Ungkap pembeli umbul – umbul di pedagang musiman bendera.
Gani pedagang bendera musiman mengungkapkan sudah berjualan bendera merah putih di sekitar Kecamatan Kertek, Kabupaten Wonosobo mulai dari tanggal 25 Juli 2026, Gani penjual musiman bendera Merah Putih berasal dari Jawa Barat yang menjual dagangannya di pinggir jalan sehingga warga yang lewat akan mengetahui dengan mudah.
“ Setiap Hari ada yang beli dari tanggal 25 Juli sampai hari ini (06/08/2026), ya satu dua pasti ada yang mampir beli “ Ujar Gani
Pedagang musiman bendera di pinggir jalan masih banyak menjajakan dagangannya di bulan Agustus dengan harapan masyarakat tetap membeli secara langsung di pedagang kaki lima, sebagian masyarakat memilih tetap membeli secara langsung ke pedagang kaki lima dengan alasan bisa langsung melihat kualitas.cGani mengatakan penjualan di bulan Agustus tahun ini tidak terlalu berbeda dengan penjualan tahun lalu karena memang setiap hari tetap laku dimulai dari bulan Juli sampai Agustus ini.
Pedagang musiman bulan Agustus yang menjual bendera maupun pernik – pernik Agustus-an lainnya selalu menjadi ciri yang khas di Indonesia pada bulan itu, pasal nya bendera selalu terpasang agar terlihat masyarakat yang lewat di pinggir jalan untuk membeli (nov).
























































