WONOSOBO, suaramerdekakedu.com – Pemandangan yang berbeda akan terlihat di Atrium Pasar Induk Wonosobo pada Kamis (9/7/2026). Di tengah aktivitas perdagangan dan lalu lalang masyarakat, PKBM PROSPEK menyelenggarakan Wisuda Peduli, sebuah inovasi perayaan kelulusan Pendidikan Kesetaraan yang memadukan prosesi wisuda dengan aksi kepedulian sosial.
Mengusung tema “Dari Pasar, Menyalakan Harapan”, kegiatan ini menjadi bentuk dukungan nyata PKBM PROSPEK terhadap Gerakan MAYO SEKOLAH Kabupaten Wonosobo, sebuah gerakan yang mengajak seluruh masyarakat untuk terus belajar dan memberikan kesempatan kedua bagi mereka yang pernah terputus dari pendidikan.
Berbeda dengan prosesi wisuda yang lazim dilaksanakan di gedung atau hotel, PKBM PROSPEK sengaja memilih Atrium Pasar Induk Wonosobo sebagai lokasi kegiatan. Pemilihan pasar bukan tanpa alasan. Pasar merupakan ruang publik tempat bertemunya berbagai lapisan masyarakat. Melalui momentum ini, PKBM PROSPEK ingin menyampaikan pesan bahwa pendidikan harus hadir di tengah kehidupan masyarakat dan dapat diakses oleh siapa saja, tanpa memandang usia, profesi, maupun latar belakang ekonomi.
Pada Tahun Pelajaran 2025/2026, PKBM PROSPEK mengukuhkan 282 lulusan Pendidikan Kesetaraan, yang terdiri atas:
– Paket A (Setara SD) : 8 lulusan
– Paket B (Setara SMP) : 61 lulusan
– Paket C (Setara SMA) : 213 lulusan
Proses pembelajaran diselenggarakan melalui tiga pusat layanan pendidikan, yaitu:
– Pokjar Desa Bener, Kecamatan Kepil
– Pokjar Mandiri Maju Desa Pecekelan, Kecamatan Sapuran
– Kampus Induk PKBM PROSPEK
Sejak meluluskan angkatan pertama pada tahun 2007, PKBM PROSPEK telah mengantarkan 4.118 warga belajar menyelesaikan pendidikan melalui jalur Pendidikan Kesetaraan, terdiri atas:
– Paket A : 122 alumni
– Paket B : 1.307 alumni
– Paket C : 2.689 alumni
Jumlah tersebut menjadi bukti nyata bahwa Pendidikan Kesetaraan telah memberikan kesempatan kedua bagi ribuan warga Kabupaten Wonosobo untuk memperoleh pendidikan yang layak.
Sebagai bentuk implementasi nilai kepedulian, para lulusan tidak hanya menerima ijazah, tetapi juga melaksanakan aksi sosial dengan membagikan 100 Paket Harapan kepada anak-anak dan masyarakat yang membutuhkan.
Setiap Paket Harapan berisi:
– Perlengkapan alat tulis sekolah
– Buku inspiratif “Jalan Kesetaraan”
– Surat Semangat yang ditulis oleh para lulusan
Melalui aksi tersebut, PKBM PROSPEK ingin mengajak masyarakat untuk memandang kelulusan bukan sekadar pencapaian akademik, tetapi sebagai awal pengabdian kepada masyarakat.
Kepala PKBM PROSPEK, Dr. H. A. Mukholis, S.Pd., MM.Pd., menyampaikan bahwa konsep Wisuda Peduli lahir dari keinginan menghadirkan makna baru dalam perayaan kelulusan.
«”Kami percaya bahwa kelulusan bukanlah garis akhir pendidikan. Kelulusan adalah awal untuk menghadirkan manfaat. Karena itu, para lulusan kami tidak hanya menerima ijazah, tetapi juga berbagi harapan kepada masyarakat. Kami ingin menunjukkan bahwa pendidikan yang sesungguhnya adalah pendidikan yang melahirkan kepedulian.”»
PKBM PROSPEK berharap model Wisuda Peduli dapat menjadi inspirasi bahwa perayaan kelulusan dapat dilaksanakan secara sederhana, bermakna, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
Melalui kegiatan ini, PKBM PROSPEK menegaskan komitmennya untuk terus mendukung Gerakan MAYO SEKOLAH, memperluas akses Pendidikan Kesetaraan, serta membangun budaya belajar sepanjang hayat di Kabupaten Wonosobo.
—
INFORMASI KEGIATAN
Nama Kegiatan
GERAKAN MAYO SEKOLAH
PKBM PROSPEK
WISUDA PEDULI
Tema
“Dari Pasar, Menyalakan Harapan”
Hari/Tanggal
Kamis, 9 Juli 2026
Waktu
08.00–12.00 WIB
Tempat
Atrium Pasar Induk Wonosobo
—
Narahubung
PKBM PROSPEK
WhatsApp : 0821-3732-0001 (Kholis)
“Lulus Berdaya, Peduli Sesama.”





















































