MUNGKID, suaramerdekakedu.com – Suasana Lembah Tidar berubah semarak sejak pagi hari, Minggu (12/7/2026). Sebelumnya ribuan pegiat lari dari berbagai penjuru berkumpul di kompleks SMA Taruna Nusantara, Magelang, untuk mengikuti gelaran lari tahunan bertajuk Sucorwave Taruna NusantaRun 2026 (TNRun).
Event yang digelar dalam rangka memperingati hari ulang tahun ke-36 SMA Taruna Nusantara ini berhasil menyedot animo besar, dengan jumlah peserta mencapai 4.500 orang dari berbagai usia dan latar belakang.
Kepala SMA Taruna Nusantara Magelang, Mayjend TNI M. Imam Gogor, dalam sambutannya menegaskan bahwa TNRun 2026 memiliki makna lebih dari sekadar kompetisi lari. Menurutnya, ajang ini menjadi wadah mempererat silaturahmi lintas generasi sekaligus bentuk kontribusi nyata bagi pengembangan dunia pendidikan.
Ia menambahkan bahwa keselamatan dan kenyamanan peserta menjadi prioritas utama pada penyelenggaraan tahun ini, mengingat berbagai kejadian pada event lari lain yang menjadi bahan evaluasi. Langkah-langkah mitigasi pun disiapkan secara matang agar acara berjalan aman dan lancar.
“Keselamatan dan kenyamanan peserta menjadi prioritas dalam penyelenggaraan tahun ini. Isu-isu dalam beberapa event lain, menjadi perhatian untuk disiapkan langkah mitigasi terbaik,” ujar Mayjen Gogor.
Dari pihak Sucorwave, AM, Fajrin Hermansyah selaku Direktur, menjelaskan bahwa kolaborasi ini merupakan inisiatif untuk membangun keterlibatan yang lebih dekat dengan masyarakat melalui aktivitas positif. Baginya, kerja sama dengan SMA Taruna Nusantara adalah wujud komitmen Sucorwave untuk hadir lebih dekat dengan gaya hidup masyarakat.
Ia turut menyampaikan filosofi menarik yang menghubungkan semangat lari dengan dunia investasi. Menurutnya, baik berinvestasi maupun berolahraga sama-sama menuntut disiplin, konsistensi, dan kemampuan menjaga fokus pada tujuan jangka panjang — nilai yang menurutnya tercermin dalam semangat TNRun 2026.
“Baik dalam berinvestasi maupun olahraga, tidak ada hasil yang instan. Keduanya membutuhkan disiplin, konsistensi, serta kemampuan untuk tetap fokus pada tujuan jangka panjang. Nilai-nilai inilah yang kami lihat juga hidup dalam semangat Sucorwave Taruna NusantaRun 2026,” ujar Fajrin.
Sucorwave Taruna NusantaRun 2026 menghadirkan tiga kategori lomba, yaitu 10 kilometer, 5 kilometer, dan fun run 3 kilometer. Khusus kategori 10K dan 5K, peserta terbagi dalam kelas open, master, pelajar, guru, hingga TNI/Polri.
Usai menyelesaikan lomba, pantauan Suara Merdeka para pelari mendapatkan medali finisher serta menikmati sesi refreshment. Tak berhenti di situ, peserta juga menjelajahi area UMKM, mengunjungi berbagai booth, hingga menikmati festival area yang dimeriahkan penampilan puncak dari Ndarboy Genk.
Salah satu peserta asal Magelang, Diky Ihsan, mengaku puas dengan penyelenggaraan event tahun ini. Ia menilai race pack yang diberikan panitia selalu memiliki keunikan tersendiri dibanding event lari lainnya.
“Acaranya keren dan meriah. RPC-nya TNRun selalu lain dibanding event kebanyakan. Tahun lalu dapat tas serut unik, kali ini dapat produk unik vest multiguna. Sebagai warga Magelang dan pecinta lari, saya sangat bangga dan menantikan event ini kembali terselenggara tahun depan,” ujarnya. (man)




















































