Surat Pemberhentian Bantuan BPJS Akan Segera Diedarkan

WONOSOBO, SM, Network – Dipangkasnya anggaran untuk Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Wonosobo oleh Pemerintah Daerah (Pemda) Wonosobo pada 2020 berimbas pada diberhentikanya ribuan penerima bantuan BPJS. Sedikitinya, dari 51 ribu penerima bantuan BPJS Kesehatan 2019, 21 ribu diantaranya diberhentikan sejak 1 Januari lalu. Untuk itu, BPJS Wonosobo akan segera melayangkan surat edaran pemberhentian disetiap kecamatan.

“Kami sedang berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial untuk membuat surat pemberitahuan pemberhentian untuk setiap kecamatan. Nanti juga terdapat lampiran nama masyarakat yang diberhentikan dari bantuan BPJS Kesehatan. Kita juga masih menunggu persetujuan terlebih dahulu dari Sekretaris Daerah,” ungkap Kepala BPJS Wonosobo, Prasetya Anang Baja saat di temui di kantornya baru-baru ini.

Bacaan Lainnya

juga dihentikan bila dirasa sudah mampu, begitu juga sebaliknya. Validasi data akan dilakukan secara berkala dengan menggandeng Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dinsos PMD) sehingga masyarakat yang benar-benar membutuhkan yang mendapat bantan tersebut.

Lebih lanjut Anang mengatakan, data penerima bantuan BPJS Kesehatan mengacu pada data Dinsos PMD melalui Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

“Bagi masyarakat yang ingin mengecek dirinya diberhentikan atau tidak bisa mengunjungi fasilitas kesehatan setempat seperti puskesmas, data ini juga bisa berubah karena ada proses validasi,” terangnya.

Adib A M

Pos terkait

Tinggalkan Balasan