RSPAU dr S Hardjolukito siapkan satu gedung khusus untuk pasien korona

SM/Dananjoyo Gubernur DIY yang juga Raja Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat Sri Sultan Hamengkubuwono X memberikan pernyataan imbauan kepada seluruh warga Jogja dalam menghadapi wabah Covid-19 atau virus corona di Bangsal Kepatihan, Kompleks Kantor Gubernur, Yogyakarta, Senin (23/2). Dalam Sapa Aruh Sri Sultan Hamengku Buwono X : "Cobaning Gusti Allah Awujud Virus Corona" ini ia meminta warganya menjaga kesehatan, laku prihatin, dan wajib menjalankan aturan dari sumber resmi tepercaya di tengah pandemi Covid-19.

BANTUL, SM Network- Rumah Sakit Pusat Angkatan Udara (RSPAU) dr S Hardjolukito Yogyakarta menyiapkan satu gedung khusus untuk pasien korona. Rumah sakit milik Mabes AU ini menjadi satu dari 22 rumah sakit (rumkit) tambahan bagi rumkit utama di Jogja untuk perawatan pasien Covid-19.

“Gedung ini dilengkapi ruangan semi isolasi untuk PDP (pasien dalam pengawasan) ringan,” kata Kepala Bagian (Kabag) Hubungan Masyarakat (Humas) RSPAU dr S Hardjolukito Yogyakarta Letkol Kes Agung Riyadi, Senin (23/3).

Setelah ditunjuk menjadi rumkit rujuan untuk pasien Covid-19, kata Agung, pihaknya langsung menyiapkan berbagai keperluan sarana dan prasarana penanganan pasien sesuai standar yang sudah ditentukan.

Untuk gedung sudah disiapkan Gedung C yany berada di sisi timur. Gedung ini memiliki 151 tempat tidur dimana disediakan juga ruangan semi isolasi yang dapat dipergunakan untuk pasien PDP ringan.

“Gedung C memiliki 3 lantai yang disetting sebagai lobby , IGD dan bangsal,” jelasnya.

Terkait kesiapan, tuturnya, siang tadi langsung dicek oleh Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X dan Wakil Gubernur KGPAA Paku Alam X beserta unsur Forkompimda DIY. Rombongan diterima sejumlah pejabat di lingkungan RSPAU seperti Kepala RSPAU Marsma TNI dr Djunaidi Kolonel Kes drg.Agus Mulato.Sp.BM (Ketua Komite Medik RSPAU), Kolonel Kes dr.Swasono.Sp.THT-KL (Ketua Tim Siaga Korona RSPAU) dan Letkol Kes dr Azhari SP P (dokter paru RSPAU).

“Kami sudah siap untuk menjadi rumah sakit rujukan penanganan korona,” sambung Kepala RSPAU Marsma TNI dr Djunaidi MS. SP.KP.

Sementara itu untuk Kabupaten Bantul, diketahui terdapat 19 orang berstatus PDP Covid-19 dab kini menjalani perawatan intensif di 3 rumah sakit yang ditunjuk. Adapun pasien dengan usia kisaran 30 hingga 60 tahun ini rata-rata dideteksi awal menderita bronkitis. Pasien tersebut juga sebagian besar memiliki penyakit bawaan seperti diabetes atau jantung.

“Hingga pukul 13.30, 19 pasien ditangani di RS Panembahan Senopati (RSPS) sebanyak 13 pasien, RSPAU Hardjolukito 4 pasien dan sisanya 2 pasien di PKU Muhammadiyah Bantul. Sementara hingga pukul 17.00 tercatat pasien PDP di RSPAU Hardjolukito bertambah 2 pasien menjadi 6 pasien,” tandas Juru Bicara (Jubir) Penanganan Covid-19 Kabupaten Bantul, dr Sri Wahyu Joko Santoso.


Gading Persada

Pos terkait

Tinggalkan Balasan