Patut Dicontoh, Komunitas Ojek Online Tandai Jalan Berlubang

MENANDAI :Seorang pengemudi ojek online sedang menandai jalan yang berlubang menggunakan cat semprot, Jumat (10/1).

WONOSOBO, SM Network- Hujan yang hampir setiap hari mengguyur Wonosobo dengan intensitas tinggi menambah daftar panjang jalan yang mengalami kerusakan. Bertambahnya lubang di jalan tak sedikit menimbulkan kecelakaan lalulintas terutama bagi pengendara sepeda motor.

Prihatin dengan hal tersebut, pengendara ojek online yang tergabung dalam dalam komunitas Wonosobo Driver Online (WONDO) melakukan kegiatan sosial Penandaan Jalan berlubang di beberapa ruas jalan sekitaran Wonosobo, Jumat (10/1).

Dalam kegiatan ini ada 40 Taruna Wondo yang merupakan pengendara ojek online yang ikut berpartisipasi. Dikatakan oleh penanggung jawab kegiatan sekaligus Ketua Umum Wonosobo Driver Online Suwondo Al Kurdi, bahwasanya kegiatan kali ini karena keprihatinan rekan rekan ojek online (Ojol) atas banyaknya kecelakaan lalu lintas yang menimpa pengendara Roda dua akibat tidak bisa menghindari lubang-lubang tersebut.

“Tujuan dari diadakan kegiatan sosial agar pengendara bisa menghindari lubang-lubang yang yang telah di tandai,” jelasnya.

Suwondo mengatakan, tak terhitung banyaknya lubang yang ditandai terlebih dimusim hujan lubang-lubang tersebut semakin banyak dan belum ada tindakan dari pemerintah untuk membenahi supaya tidak ada lagi korban. Dalam kegiatan tersebut para Ojol dibagi dibeberapa wilayah seperti Jl Sabuk Alu, Jl Kyai Muntang, Jl Kolonel Karjono, JlBismo, Jl Tirta Aji. Selain jalur tersebut, driver Ojol juga membuat tanda di jalan berlubang seputar Jl s Parman, Jl Jalan veteran, Jl Angkatan 45, Jl KH ahmad Dahlan dan yang mengalami kerusakan terparah berada di Jl Argopeni menuju Kecamatan Mojotengah.

“Ini berawal dari keresahan kami, banyaknya jalan yang rusak menyebabkan pengendara roda dua banyakl yang mengalami kecelakaan, terakhir rekan kami sendiri mengalai patah tulang akibat terjatuh saat menghindari jalan berlubang,” jelasnya.

Lebih lanjut dirinya mengatakan, pemerintah daerah melalui dinas terkait segera ada tindakan nyata untuk menambal jalan jalan berlubang tersebut. Dengan adanya kegiatan ini masyarakat Wonosobo dapat lebih Berhati-hati dalam berkendara. kegiatan tersebut juga merupakan bakti Ojol Wonosobo kepada masyarakat. Untuk pendanaan pembelian cat pilox yang menghabiskan sampai 50 botol digalang oleh beberapa restoran yang bekerjasama dengan pihaknya.

“Pemerintah harus segera bertindak, terlebih di jalan Argopeni menuju Kecamatan Mojotengah yang mengalami kerusakan paling parah. Tidak hanya di tambal, dijalur ini harus ada pengaspalan ulang, terlebih jalur Argopeni menuju Mojotengah merupakan jalur yang ramai dilalui karena terdapat Universitas, berbagai Pondok Pesantren, dan pasar yang merupakan pusat ekonomi warga sekitar,” tegasnya.


Adib Annas Maulana

Pos terkait

Tinggalkan Balasan