TEMANGGUNG, suaramerdekakedu.com– Aksi kriminalitas menyasar perlengkapan kesenian tradisional kembali meresahkan warga. Kali ini, sebuah tempat penyimpanan alat musik gamelan di wilayah Sungsingsari, Kecamatan Parakan, Kabupaten Temanggung, menjadi sasaran percobaan pencurian pada Selasa (20/1).
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari akun media sosial @kejadiantemanggung, pelaku diduga mencoba merangsek masuk ke dalam ruang penyimpanan dengan cara merusak atau membobol tembok bangunan. Dalam rekaman video yang beredar, terlihat lubang pada dinding batu bata yang cukup besar, diduga kuat sebagai akses jalan masuk pelaku.
Meski tembok bangunan sudah berhasil dilubangi, aksi tersebut tampaknya gagal membuahkan hasil. Kabar baiknya, hingga berita ini diturunkan, dilaporkan belum ada barang atau komponen gamelan yang hilang dari lokasi kejadian. Pemilik atau pengelola tempat penyimpanan tersebut pun merasa beruntung aksi tersebut segera diketahui sebelum pelaku sempat menguras isi ruangan.
“Waspada ya gaes… hampir aja terjadi pencurian di tempat penyimpanan alat gamelan di Sunggingsari Parakan, Temanggung. Tembok sempet dibobol dan untungnya belum ada yang hilang,” tulis keterangan dalam unggahan tersebut.
Pihak berwenang dan warga sekitar mengimbau agar pemilik tempat penyimpanan barang berharga, terutama alat kesenian yang memiliki nilai jual tinggi, untuk meningkatkan kewaspadaan. Pengamanan ganda seperti pemasangan kunci tambahan, lampu penerangan yang memadai, hingga koordinasi ronda malam diharapkan dapat meminimalisir kejadian serupa di masa mendatang.
Tanggapan Netizen
Unggahan tersebut lantas memancing beragam reaksi dari warganet. Berikut adalah beberapa poin tanggapan netizen yang dirangkum:
Saran Keamanan: Banyak netizen yang menyarankan agar pemilik segera memasang kunci ganda dan sistem alarm. “Di kunci ganda to Bro… dan pasang pintu alaram,” tulis akun sita_qurnia007.
Kecurigaan Adanya “Orang Dalam”: Beberapa netizen berspekulasi bahwa pelaku kemungkinan mengetahui seluk-beluk lokasi tersebut. Akun chek_in84 berkomentar, “Pasti ada ordal (orang dalam) kui.”
Kekesalan Warganet: Netizen merasa miris karena alat musik tradisional pun kini tak luput dari incaran pencuri. “Maling saiki ora lumrah (Maling sekarang tidak wajar/aneh-aneh),” ujar akun yufrii_. Ada pula yang berkomentar dengan nada satir agar pelaku diberi sanksi sosial yang berat jika tertangkap.
Beberapa netizen menyayangkan aksi tersebut karena gamelan adalah aset budaya yang harus dijaga bersama, bukan malah dicuri. (hil)
















































