SEMARANG,suaramerdekakedu.com – Dampak cuaca ekstrem yang memicu banjir di Kabupaten Kudus mulai mengganggu sarana pelayanan publik. PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah (JBT) terpaksa menghentikan sementara operasional SPBU 44.593.15 Tanggulangin, Kudus, menyusul genangan air yang merendam area tersebut, Rabu (14/1).
Langkah tersebut diambil sebagai upaya menjaga keselamatan dan keamanan fasilitas (safety), mengingat debit air mulai meninggi sejak pagi hari. Area Manager Communication, Relations, and CSR Pertamina Patra Niaga Regional JBT, Taufiq Kurniawan, mengungkapkan bahwa penutupan dilakukan secara preventif sejak pukul 06.00 WIB.
“Pihak SPBU telah memutus aliran listrik dan memastikan seluruh fillpot atau lubang pengisian tangki pendam tertutup rapat agar tidak ada air yang merembes masuk. Keamanan fasilitas dan kualitas BBM menjadi prioritas utama kami,” jelas Taufiq dalam keterangan resminya di Semarang.
Alih Suplai Layanan
Guna memastikan mobilitas masyarakat tidak terganggu, Pertamina telah menyiapkan skema alih suplai ke sejumlah SPBU penyangga terdekat. Warga yang biasa memanfaatkan layanan di Tanggulangin diimbau untuk beralih ke SPBU 44.593.16 Tanjung Karang yang berjarak sekitar 2,9 kilometer atau SPBU 44.593.04 Matahari dengan jarak sekitar 3,7 kilometer.
Taufiq menambahkan, pengecekan menyeluruh akan dilakukan segera setelah banjir surut. Standar operasional prosedur (SOP) mengharuskan pemeriksaan kandungan air dalam tangki sebelum SPBU diizinkan kembali melayani konsumen.
“Kami terus memantau perkembangan cuaca dan kondisi lapangan. Seluruh operator SPBU di wilayah Kudus dan sekitarnya juga diminta tetap waspada terhadap potensi dampak cuaca ekstrem demi menjaga kelancaran distribusi BBM di Jawa Tengah,” pungkasnya.

















































