Antisipasi Korona Polisi Bubarkan Kerumunan Warga

SM/dok - GELAR PATROLI: Polisi menggelar patroli untuk mengimbau masyarakat yang masih nekat bergerombol dan nongkrong di pinggir jalan, Senin (23/3) malam.

TEMANGGUNG, SM Network – Kepolisian Resort (Polres) Temanggung menggelar patroli guna membubarkan kerumunan massa, guna menangkal penyebaran virus korona. Tim yang terdiri sari Satuan Shabara ini menyisir setiap jalan protokol, pasar dan Alun-alun di Kota Temanggung, lalu menuju jalur Bulu hingga Kota Parakan.

Mereka menggunakan pengeras suara untuk meminta warga yang masih nongkrong untuk segera pulang ke rumah masing-masing. Kabag Ops Polres Temanggung Kompol Rahmat Efendi mengatakan, patroli tersebut sesusai dengan imbauan pemerintah dan maklumat Kapolri kepada seluruh masyarakat agar sementara waktu untuk tetap berada di rumah, guna menekan laju persebaran virus korona.

Apabila ditemukan masih ada orang berkerumun di jalan-jalan, warung makan maka akan dibubarkan. “Patroli khusus pada malam ini guna melakukan imbauan dan penertiban kepada warga yang masih berada di luar rumah terutama yang bergerombol, dalam rangka antisipasi virus korona. Tugas kita malam ini mengimbau kepada masyarakat yang masih berada di pinggir jalan, terutama yang nongkrong-nongkrong paling tidak diminta pulang,”katanya, Senin (23/3) malam.

Rahmat mengatakan, bahwa persebearan korona bukanlah main-main, sudah banyak orang di berbagai negara dunia, termasuk di Indonesia yang terjangkit virus ini. Maka masyarakat diminta kesadarannya untuk tidak meremehkan imbauan pemerintah, jangan baru percaya setelah terpapar sebab akibatnya bisa fatal berupa kematian.

“Sekali lagi kami ingatakan tetaplah beraktivitas di dalam rumah sampai keadaan kondusif, sayangi dirimu sendiri, sayangi keluargamu, jangan gagah-gagahan merasa kuat, virus ini tidak terlihat bisa menjangkiti siapapun. Bantu pemerintah, ringankan beban tenaga medis yang sedang berjuang. Kita pun akan terus melakukan patroli sampai semua warga tertib dan taat di dalam rumah,”pintanya.

Sementara itu, dari pantauan tim gugus covid-19 Kabupaten Temanggung, angka orang dalam pemantauan (ODP) di Kabupaten Temanggung hingga Selasa (24/3), untuk daftar orang dalam pemantauan (ODP) telah mencapai angka 634 orang. Jumlah ini melonjak dari pekan lalu saat kali pertama dirilis di angka 371 ODP. Adapun untuk jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 10 orang, terdiri dari 9 orang dirawat di RSUD Temanggung satu orang di rawat di rumah sakit di luar daerah.


Raditia Yoni A

Pos terkait

Tinggalkan Balasan