Antisipasi Corona, BPBD Kerahkan Mobil Pemadam Kebakaran

SM/Adib Annas Maulana - MENYEMPROT : BPBD Menyemprot disinfektan menggunakan mobil pemadam kebakaran disejumlah fasilitas publik, Senin (23/3).

WONOSOBO, SM Network – Sebagai langkah pencegahan penyebaran Covid-19, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Wonosobo mengerahkan mobil pemadam kebakaran untuk menyemprotkan cairan disinfektan disejumlah titik pelayanan publik. Penyemprotan yang mulai dilakukan sejak, Senin (23/3) tersebut rencananya akan digelar setiap di 100 titik sampai satu minggu kedepan.

Kepala BPBD Wonosobo, Zulfa Akhsan Alim Kurniawan mengatakan, hal tersebut dilakukan guna mencegah adanya virus corona di Wonosobo dan mengedukasi masyarakat untuk melakukan kegiatan serupa sampai ke tatanan terkecil di daerah yaitu desa. Dengan menggunakan mobil pemadam kebakaran, 5 ribu hingga 10 ribu liter air akan disemprotkan disejumlah titik yang telah ditentukan setiap harinya.

“Dengan kegiatan seperti ini harapanya juga akan dilakukan di desa-desa secara mandiri dengan melibatkan semua stakeholder termasuk masyarakat. Cara membuat disinfektan juga cukup mudah, hanya dengan pembersih baju seperti bayclin dan vanis atau pembersih lantai yang dicampur dengan air sudah bisa jadi disinfektan,” jelasnya.

Untuk itu dirinya berharap kesadaran masyarakat bisa meningkat sehingga mata rantai penyebaran virus corona bisa dihentikan dan Wonosobo terbebas dari Covid-19 yang telah menyebar di berbagai daerah yang ada di Jawa Tengah.

Lebih lanjut Zulfa mengatakan, masyarakat bisa membuat disinfektan sendiri di rumah dengan menyampurkan air bersih dengan pembersih pakaian dengan perbandingan 1-5 tutup botol untuk satu liter air dan untuk bahan pembersih lantai bisa menggunakan perbandingan 5-10 botol untuk satu liter air.

Menurutnya, dengan menggunakan mobil pemadam kebakaran tersebut lebih efektif. Selain bisa menampung banyak disinfektan, proses penyemprotan relatif lebih cepat sehingga efektif dalam segi waktu.

“Mobil tersebut sudah dimodifikasi sehingga bisa menyemprotkan air dengan tekanan yang tinggi atau dibuat yang lebih halus. Ini cukup efektif, karena dengan menggunakan satu mobil bisa setara dengan ratusan spliyer air yang biasa digunakan oleh petani.

Adib Annas M

Pos terkait

Tinggalkan Balasan