TEMANGGUNG, suaramerdekakedu.com– Kondisi objek wisata Watu Layah yang terletak di Desa Tlogopucang, Kecamatan Kandangan, kini memprihatinkan. Destinasi yang sempat menjadi primadona karena pemandangan alamnya yang eksotis tersebut, kini tampak tidak terurus dengan fasilitas yang rusak dimakan usia.
Pantauan di lokasi menunjukkan sejumlah bangunan penunjang yang mayoritas berbahan bambu kini dalam kondisi reot dan lapuk. Tak hanya fasilitas utama, akses jalan menuju titik wisata pun kian sulit dilalui. Rumput liar tampak menutupi badan jalan, menandakan minimnya perawatan rutin di area tersebut.
Akses Jalan Jadi Kendala Utama
Kondisi kian diperparah saat memasuki musim penghujan. Drainase yang tidak berfungsi optimal menyebabkan air menggenang di beberapa titik jalan, menciptakan kubangan yang membahayakan pengunjung. Hingga saat ini, belum terlihat adanya upaya pembersihan atau perbaikan drainase secara swadaya maupun dari pihak terkait.
“Sangat disayangkan, padahal potensinya besar. Sekarang jalannya susah, kalau hujan tergenang air dan licin. Kami berharap ada perhatian serius,” ujar salah satu warga setempat.
Harapan Pelaku UMKM
Keluhan juga datang dari para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang dulu menggantungkan hidup dari keramaian wisatawan. Salah seorang mantan pedagang di Watu Layah mengungkapkan kerinduannya untuk kembali berjualan jika kondisi wisata sudah membaik.
“Kami ingin Watu Layah bangkit lagi. Harapan kami, Pemerintah Desa segera melakukan revitalisasi. Yang paling utama adalah akses jalan; kalau bisa diaspal atau dicor agar pengunjung nyaman dan kami bisa berdagang lagi dengan tenang,” ungkapnya.
Menanti Langkah Pemerintah Desa
Masyarakat berharap Pemerintah Desa Tlogopucang dapat memprioritaskan perbaikan infrastruktur jalan dan renovasi bangunan wisata dalam skala prioritas pembangunan desa. Revitalisasi ini dinilai krusial tidak hanya untuk menyelamatkan aset wisata, tetapi juga untuk memutar kembali roda ekonomi masyarakat desa yang sempat redup. (hil)

















































