PURWOREJO, suaramerdekakedu.com – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Prof. Abdul Mu’ti, menegaskan komitmen pemerintah dalam mengakselerasi kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui penguatan infrastruktur dan kesejahteraan pendidik. Hal tersebut disampaikan saat meresmikan 20 gedung sekolah baru di Kabupaten Purworejo yang dipusatkan di SMK Muhammadiyah Purwodadi, Sabtu (24/1/2026).
Selain meresmikan Ruang Praktik Siswa (RPS) Perhotelan senilai Rp 1,5 miliar, Mendikdasmen juga menandai selesainya Program Revitalisasi Tahun Anggaran 2025 untuk 19 sekolah lainnya, mulai dari jenjang PAUD hingga SMA di wilayah Purworejo.
Dalam pidatonya, Prof. Abdul Mu’ti menyatakan bahwa fokus pemerintah tidak akan berhenti pada perbaikan fisik semata. Ia memproyeksikan lompatan besar pada tahun mendatang.
“Tahun 2026, jumlah sekolah yang direvitalisasi akan meningkat signifikan menjadi sekitar 71.000 sekolah,” ungkapnya.
Digitalisasi dan Kesejahteraan Guru Langkah modernisasi sekolah juga dibarengi dengan percepatan digitalisasi melalui pembagian Interactive Flat Panel (IFP). Untuk menjamin konektivitas di wilayah pelosok, kementerian akan mengintegrasikan teknologi satelit.
“Sekolah yang belum memiliki akses internet akan kami bantu dengan Starlink, dan yang kekurangan daya listrik akan kami tambah,” tegas Mendikdasmen.
Kabar yang paling dinanti oleh para pendidik adalah program beasiswa S1 bagi 150.000 guru pada tahun 2026 melalui skema Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL). Melalui sistem ini, pengalaman mengajar guru akan dikonversi menjadi satuan kredit semester (SKS), sehingga masa studi dapat dipangkas secara signifikan demi mempercepat sertifikasi dan peningkatan tunjangan kesejahteraan.
Fasilitas Berstandar Industri Gedung RPS Perhotelan di SMK Muhammadiyah Purwodadi kini telah dilengkapi fasilitas resepsionis, mini bar, hingga kamar standar industri. Kepala SMK Muhammadiyah Purwodadi, Sumarjo MPd, menargetkan fasilitas tersebut dapat bertransformasi menjadi teaching factory yang mampu memberikan layanan jasa kepada masyarakat umum.
Apresiasi senada disampaikan Bupati Purworejo, Hj. Yuli Hastuti. Menurutnya, revitalisasi 20 sekolah tersebut merupakan langkah konkret dalam mewujudkan visi “Purworejo Berseri” guna mencetak generasi yang kompetitif di kancah global. (hil)
















































