TEMANGGUNG, suaramerdekakedu.com-Kondisi jalan raya di depan SPBU Bengkal, Kranggan, Temanggung, menjadi sorotan tajam setelah dilaporkan tertutup ceceran tanah proyek yang tebal. Kejadian yang terpantau pada sore hari (19/1/2026) ini semakin diperparah dengan kondisi cuaca hujan yang mengubah tanah tersebut menjadi lumpur licin.
Ceceran tanah ini dinilai sangat membahayakan, terutama bagi pengendara sepeda motor. Selain membuat ban mudah selip, minimnya penerangan di malam hari membuat gundukan tanah sulit terlihat, sehingga berpotensi besar menyebabkan kecelakaan fatal. Masyarakat kini mendesak dinas terkait dan pihak pengelola proyek untuk segera turun tangan membersihkan sisa material agar akses jalan kembali aman bagi publik.
Keluhan dan Tanggapan Netizen: “Nyawa Taruhannya”
Unggahan tersebut langsung dibanjiri komentar dari warga net yang merasa geram dan khawatir. Banyak dari mereka yang mengaku hampir menjadi korban saat melintasi jalur tersebut.
Berikut adalah beberapa rangkuman tanggapan netizen:
Tuntutan Tanggung Jawab: Banyak netizen mendesak pemilik proyek untuk tidak lepas tangan. Akun _ininan9nun9 berkomentar, “Sing due proyek kon ngresik i (Yang punya proyek disuruh membersihkan),” yang disetujui oleh banyak pengguna lainnya.
Kondisi Jalan yang Sangat Licin: Akun slamdails2 menggambarkan betapa bahayanya jalan tersebut dengan istilah “Semprot kue, nyamar lunyu poll (Sangat licin sekali),” merujuk pada tekstur tanah yang seperti bubur saat terkena air.
Pengalaman Hampir Celaka: Salah satu komentar panjang dari danny27fp menceritakan pengalamannya hampir terjatuh saat melintas di malam hari karena gundukan tanah tidak terlihat. Ia menyayangkan sikap pengelola proyek yang seolah membiarkan kondisi tersebut tanpa ada upaya pengamanan.
Harapan Keselamatan: Doa juga mengalir dari netizen seperti criptho_den_ayu yang berharap agar semua pengendara yang melewati jalur tersebut diberikan keselamatan dan kesehatan tanpa ada halangan apapun. (HIL)

















































