TEMANGGUNG,suaramerdekakedu.com – Hingga memasuki pertengahan Januari 2026, kursi Sekretaris Daerah (Sekda) definitif Kabupaten Temanggung masih menyisakan teka-teki. Meski tahapan seleksi terbuka telah merampungkan proses krusial pada penghujung tahun lalu, publik hingga kini masih menanti sosok yang akan ditunjuk sebagai nakhoda birokrasi di “Kota Tembakau” tersebut.
Sebagaimana diketahui, proses penjaringan figur jabatan pimpinan tinggi pratama ini telah memasuki fase final sejak Desember 2025. Panitia seleksi (Pansel) sebelumnya telah merilis tiga nama terbaik yang berhasil lolos dari serangkaian uji administrasi, asesmen, hingga wawancara pada 22 Desember 2025.
Adapun ketiga kandidat kuat tersebut adalah Agus Munadi (Sekretaris DPRD Temanggung), Agus Sujarwo (Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga), serta Tri Winarno (Kepala BPKPAD Temanggung). Namun, hingga saat ini, surat keputusan resmi mengenai satu nama terpilih belum juga diterbitkan oleh pihak eksekutif.
Proses Administrasi Pusat
Menanggapi dinamika tersebut, Bupati Temanggung Agus Setyawan menjelaskan bahwa pemerintah daerah saat ini masih dalam posisi menunggu landasan administratif dari pusat. Menurutnya, penetapan nama terpilih harus didasarkan pada rekomendasi formal dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) sebagai otoritas pembina kepegawaian nasional.
“Kita masih menunggu anu, apa namanya surat dari BKN. Karena kemungkinan ada beberapa acara (pelantikan) yang akan saya barengkan,” ujarnya saat diwawancara kemarin.
Bupati yang akrab disapa Agus Gondrong ini memberikan sinyal bahwa kepastian pengumuman baru akan menemui titik terang setelah bulan Januari, atau tepatnya memasuki Februari 2026 mendatang.
“Insyaallah tidak akan lama lagi. Dan ternyata pak PJ Sekda juga masih bisa diperpanjang,” tambahnya.
Spekulasi Nama Terkuat
Meski enggan menyebutkan secara gamblang siapa figur yang paling menonjol dari tiga besar tersebut, Bupati mengisyaratkan bahwa satu nama diprediksi memiliki kans paling kuat untuk menduduki jabatan eselon II.a tersebut.
“Dari tiga nama itu, yang paling punya kesempatan besar ya, kita tunggu saja,” imbuhnya sambil tertawa, tanpa menyebut nama secara eksplisit.
Penundaan pengumuman ini tak pelak memicu perhatian publik, mengingat seleksi telah berjalan cukup lama. Sejak pendaftaran dibuka pada November 2025, tercatat ada 11 pejabat eselon II di lingkungan Pemkab Temanggung yang mendaftar, sebelum akhirnya mengerucut menjadi tiga kandidat.
Urgensi Kepastian Jadwal
Masyarakat maupun kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Temanggung berharap agar pemerintah daerah segera memberikan jadwal pelantikan yang terukur. Kepastian ini dinilai penting guna menghindari spekulasi liar di tengah masyarakat sekaligus menjamin roda birokrasi berjalan optimal di bawah kepemimpinan Bupati Agus Setyawan untuk periode 2025–2030.
Keberadaan Sekda definitif sangat dinantikan sebagai motor penggerak administrasi pemerintahan, terutama dalam mengawal sejumlah program strategis daerah yang telah dicanangkan untuk tahun anggaran 2026. (HIL)

















































