BOYOLALI,suaramerdekakedu.com – Puncak peringatan Hari Desa Nasional 2026 yang dipusatkan di Lapangan Desa Butuh, Kecamatan Mojosongo, Boyolali, Kamis (15/1), menjadi berkah tersendiri bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Ribuan pengunjung yang memadati lokasi sejak pagi hari membuat stan-stan produk lokal “diserbu” pembeli.
Pantauan di lokasi pada pukul 09.10 WIB, antrean pengunjung terlihat mengular di deretan stan UMKM yang berada di sisi timur panggung utama. Kehadiran ribuan orang dalam agenda nasional ini memberikan dampak ekonomi langsung bagi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang turut berpartisipasi.
Produk Lokal Diminati
Salah satu stan yang menarik perhatian adalah milik BUMDes Ngudu Rahayu dari Desa Kembang, Kecamatan Gladagsari. Mereka menjajakan aneka kuliner khas “Kota Susu”, mulai dari kudapan tradisional kue ketawa hingga susu olahan aneka rasa.
Agilia, penjaga stan BUMDes Ngudu Rahayu, mengaku antusiasme masyarakat melampaui ekspektasi. Ia telah bersiap sejak Selasa (13/1) untuk menyambut lonjakan pembeli ini.
“Tentu sangat senang, dagangan laris manis dari pagi. Harapan kami, melalui ajang ini produk desa kami semakin dikenal luas oleh masyarakat luar daerah,” ujarnya dengan raut wajah semringah.
Senada, Suci dari BUMDes Gemilang asal Desa Gagaksipat, Kecamatan Ngemplak, juga merasakan dampak positif serupa. Meski sempat terlambat membuka lapak, produk unik seperti dawet daun kelor dan balung ketek (loces) ludes terjual dalam waktu singkat. “Kemarin saja belum setengah hari sudah habis. Acara seperti ini sangat membantu mengangkat potensi UMKM desa,” tutur Suci.
Festival Budaya
Peringatan Hari Desa Nasional 2026 ini tidak hanya menjadi ajang niaga, tetapi juga pesta budaya. Festival Budaya Desa yang menyajikan tarian tradisional, permainan rakyat, hingga pertunjukan musik turut menyemarakkan suasana. Musisi Charly Van Houten dijadwalkan hadir untuk menghibur para peserta yang datang dari berbagai pelosok tanah air.
Kegiatan ini terselenggara berkat inisiasi Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) RI, dengan dukungan sejumlah mitra strategis seperti BRI, BNI, Bank Mandiri, Pupuk Indonesia, dan BSI.
Bagi masyarakat yang tidak bisa hadir langsung di lokasi, rangkaian kemeriahan ini dapat disaksikan melalui kanal live streaming di platform detikcom dan kanal media sosial terkait sebagai bentuk dukungan terhadap semangat “Membangun Indonesia dari Desa”. (HIL)

















































