TEMANGGUNG, suaramerdekakedu.com – Awal januari 2026, tebing sungai di wilayah Gemawang longsor dan memutus akses total jalan antar desa. Akibatnya akses tiga desa di wilayah Kecamatan Gemawang Kabupaten Temanggung lumpuh total.
Intensitas hujan tinggi yang mengguyur wilayah Gemawang sejak awal tahun telah menyebabkan bencana tanah longsor. Dilaporkan seperti yang terdapat di desa Muncar, Diwek, dan Kadisepi mengalami longsor cukup parah dikarenakan runtuhnya Tebing.
Bencana ini bermula dari awal januari 2026, ketika hujan deras berlebih memicu pergeseran tanah yang siginifikan di sepanjang lereng tebing sungai yang tinggi. Material longsor yang terdiri dari tanah, batu, dan pepohonan menutup badan jalan secara permanen, bahkan sebagian jalan amblas terbawa arus sungai.
Menanggapi situasi ini, Pemkab Temanggung melalui DPUPR serta BPBD langsung mengerahkan alat berat jenis eskavator untuk membersihkan lokasi dari puing-puing bencana dan material longsor serta berfungsi untuk menstabilkan struktur tanah.
“Fokus utama kami adalah untuk dapat mengisolasi warga setempat, kami sudah mengerahkan alat berat untuk membangun jalan darurat di sisi tebing agar lebih stabil.” Pungkas perwakilan DPUPR Temanggung (13/1).
Pemerintah Kabupaten Temanggung menargetkan pembangunan jalan darurat ini dapat rampung dalam 2 hingga 3 minggu, tergantung pada kondisi cuaca di lapangan. Jalur darurat ini nantinya diharapkan dapat dilalui kendaraan ringan dan pengiriman logistik untuk bantuan kemanusian warga Gemawang.
Sementara itu, BPBD Temanggung juga telah mendirikan posko pemantauan di sekitar lokasi untuk mengantisipasi adanya longsor susulan, mengingat curah hujan yang tinggi diprediksi masih berlangsung hingga akhir bulan.
Untuk warga Gemawang diimbau untuk selalu waspada dan menggunakan jalur alternatif yang disediakan, meskipun harus menempuh jarak yang lebih lama.
Dengan terputusnya akses ini, sektor pendidikan terdampak, dimana para siswa harus mendapatkan bantuan transportasi khusus dari petugas untuk tetap bisa mencapai gedung sekolah mereka.
















































