• Latest
  • Trending
  • All
  • Kedu
  • Wonosobo
  • Temanggung
  • Magelang
  • Purworejo
  • Nasional
  • Jawa Tengah
Inilah Asal Usul Ayam Kedu, Ayam Abad 12 yang Ditangkarmurnikan Tjokromiharjo pada 1924

Inilah Asal Usul Ayam Kedu, Ayam Abad 12 yang Ditangkarmurnikan Tjokromiharjo pada 1924

Januari 10, 2026
​Universitas Balakarta Hadirkan Pendidikan Alternatif Berbasis Akar Rumput di Kabupaten Temanggung

​Universitas Balakarta Hadirkan Pendidikan Alternatif Berbasis Akar Rumput di Kabupaten Temanggung

Januari 31, 2026
DPPKBPPPA Temanggung Soroti Isu Catcalling di Laga Persitema, Ingatkan Norma Kesopanan dan UU TPKS

DPPKBPPPA Temanggung Soroti Isu Catcalling di Laga Persitema, Ingatkan Norma Kesopanan dan UU TPKS

Januari 31, 2026
Wisata Tlogopucang Terbengkalai, Warga dan Pelaku UMKM Menginginkan Revitalisasi

Tanpa Payung Hukum Jelas, Wisata Watu Layah dan Watu Angkrik Tlogopucang Mangkrak

Januari 30, 2026
Wisata Tlogopucang Terbengkalai, Warga dan Pelaku UMKM Menginginkan Revitalisasi

Wisata Tlogopucang Terbengkalai, Warga dan Pelaku UMKM Menginginkan Revitalisasi

Januari 28, 2026
Persiapkan Guru Profesional, Prodi PAI dan MPI INISNU Temanggung Gelar KKL di MAN 2 Yogyakarta

Persiapkan Guru Profesional, Prodi PAI dan MPI INISNU Temanggung Gelar KKL di MAN 2 Yogyakarta

Januari 31, 2026
Jalan Rusak di Jembatan Muntung Makan Korban, Warga Desak Perbaikan Segera

Jalan Rusak di Jembatan Muntung Makan Korban, Warga Desak Perbaikan Segera

Januari 28, 2026
HMI Temanggung Desak Pemerintah Serius Tangani Pengamen Jalanan

HMI Temanggung Desak Pemerintah Serius Tangani Pengamen Jalanan

Januari 27, 2026

Januari 27, 2026
Resmikan 20 Sekolah di Purworejo, Mendikdasmen Gulirkan Beasiswa S1 bagi 150 Ribu Guru

Resmikan 20 Sekolah di Purworejo, Mendikdasmen Gulirkan Beasiswa S1 bagi 150 Ribu Guru

Januari 26, 2026
Kejar Penjambret Hingga Tewas, Seorang Suami di Sleman Ditetapkan Sebagai Tersangka

Kejar Penjambret Hingga Tewas, Seorang Suami di Sleman Ditetapkan Sebagai Tersangka

Januari 26, 2026
Amblesan Tanah di Mlipak Wonosobo Kian Meluas, Diduga Akibat Kerusakan Gorong-Gorong Kuno

Amblesan Tanah di Mlipak Wonosobo Kian Meluas, Diduga Akibat Kerusakan Gorong-Gorong Kuno

Januari 26, 2026
Harga Emas Diproyeksi Tembus US$10.000, Analis Sebut Momentum Bullish Masih Terjaga

Harga Emas Diproyeksi Tembus US$10.000, Analis Sebut Momentum Bullish Masih Terjaga

Januari 26, 2026
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
  • Tentang Kami
Rabu, Februari 4, 2026
  • Login
SUARA MERDEKA KEDU
  • Home
  • Kedu
    • All
    • Kebumen
    • Magelang
    • Purworejo
    • Temanggung
    • Wonosobo
    ​Universitas Balakarta Hadirkan Pendidikan Alternatif Berbasis Akar Rumput di Kabupaten Temanggung

    ​Universitas Balakarta Hadirkan Pendidikan Alternatif Berbasis Akar Rumput di Kabupaten Temanggung

    DPPKBPPPA Temanggung Soroti Isu Catcalling di Laga Persitema, Ingatkan Norma Kesopanan dan UU TPKS

    DPPKBPPPA Temanggung Soroti Isu Catcalling di Laga Persitema, Ingatkan Norma Kesopanan dan UU TPKS

    Wisata Tlogopucang Terbengkalai, Warga dan Pelaku UMKM Menginginkan Revitalisasi

    Tanpa Payung Hukum Jelas, Wisata Watu Layah dan Watu Angkrik Tlogopucang Mangkrak

    Wisata Tlogopucang Terbengkalai, Warga dan Pelaku UMKM Menginginkan Revitalisasi

    Wisata Tlogopucang Terbengkalai, Warga dan Pelaku UMKM Menginginkan Revitalisasi

    Persiapkan Guru Profesional, Prodi PAI dan MPI INISNU Temanggung Gelar KKL di MAN 2 Yogyakarta

    Persiapkan Guru Profesional, Prodi PAI dan MPI INISNU Temanggung Gelar KKL di MAN 2 Yogyakarta

    Jalan Rusak di Jembatan Muntung Makan Korban, Warga Desak Perbaikan Segera

    Jalan Rusak di Jembatan Muntung Makan Korban, Warga Desak Perbaikan Segera

    HMI Temanggung Desak Pemerintah Serius Tangani Pengamen Jalanan

    HMI Temanggung Desak Pemerintah Serius Tangani Pengamen Jalanan

    Resmikan 20 Sekolah di Purworejo, Mendikdasmen Gulirkan Beasiswa S1 bagi 150 Ribu Guru

    Resmikan 20 Sekolah di Purworejo, Mendikdasmen Gulirkan Beasiswa S1 bagi 150 Ribu Guru

    Amblesan Tanah di Mlipak Wonosobo Kian Meluas, Diduga Akibat Kerusakan Gorong-Gorong Kuno

    Amblesan Tanah di Mlipak Wonosobo Kian Meluas, Diduga Akibat Kerusakan Gorong-Gorong Kuno

    Trending Tags

    • Donald Trump
    • Future of News
    • Climate Change
    • Market Stories
    • Election Results
    • Flat Earth
  • Jawa Tengah
    Sudewo Ditahan KPK, Risma Ardhi Chandra Resmi Jabat Plt Bupati Pati

    Sudewo Ditahan KPK, Risma Ardhi Chandra Resmi Jabat Plt Bupati Pati

    Lima Hari Terendam Banjir, Ribuan Warga Pekalongan Mulai Diserang Penyakit

    Lima Hari Terendam Banjir, Ribuan Warga Pekalongan Mulai Diserang Penyakit

    Bupati Pati Sudewo Terjaring OTT KPK, Sempat Didemo Warga Tahun Lalu

    KPK Sita Rp 2,6 Miliar dari Kasus Pemerasan Perangkat Desa di Pati

    Jateng Dikepung Bencana: Banjir dan Cuaca Ekstrem Melanda Sejumlah Wilayah

    Jateng Dikepung Bencana: Banjir dan Cuaca Ekstrem Melanda Sejumlah Wilayah

    Longsor Terjang Desa Ngadiharjo, 154 Jiwa Mengungsi ke Balkondes

    Longsor Terjang Desa Ngadiharjo, 154 Jiwa Mengungsi ke Balkondes

    Keteguhan Petani Selo: Menjaga Tradisi Tembakau dan Menolak “Rayuan” Investor Wisata

    Keteguhan Petani Selo: Menjaga Tradisi Tembakau dan Menolak “Rayuan” Investor Wisata

    Proyek Bendungan Bodri Rp 1,7 Triliun: Empat Desa Terancam Tenggelam, Warga Masih Buta Informasi

    Proyek Bendungan Bodri Rp 1,7 Triliun: Empat Desa Terancam Tenggelam, Warga Masih Buta Informasi

    Bupati Pati Sudewo Terjaring OTT KPK, Sempat Didemo Warga Tahun Lalu

    Bupati Pati Sudewo Terjaring OTT KPK, Sempat Didemo Warga Tahun Lalu

    Revitalisasi Keraton Surakarta: Fadli Zon Mandatkan KGPA Tedjowulan Pimpin Konservasi

    Revitalisasi Keraton Surakarta: Fadli Zon Mandatkan KGPA Tedjowulan Pimpin Konservasi

    Dukung Atlet Putri, MilkLife Soccer Challenge Seri 2 2025-2026 Kembali Digelar di Semarang

    Dukung Atlet Putri, MilkLife Soccer Challenge Seri 2 2025-2026 Kembali Digelar di Semarang

    Trending Tags

    • Flat Earth
    • Sillicon Valley
    • Mr. Robot
    • MotoGP 2017
    • Golden Globes
    • Future of News
  • Yogyakarta
    Kejar Penjambret Hingga Tewas, Seorang Suami di Sleman Ditetapkan Sebagai Tersangka

    Kejar Penjambret Hingga Tewas, Seorang Suami di Sleman Ditetapkan Sebagai Tersangka

    Laka Maut di Jalan Cawas-Bayat: Tabrakan Adu Banteng, Pengendara Asal Gunungkidul Tutup Usia

    Laka Maut di Jalan Cawas-Bayat: Tabrakan Adu Banteng, Pengendara Asal Gunungkidul Tutup Usia

    Aktivitas Meningkat, Gunung Merapi Semburkan Lava Pijar 5 Kali dengan Kegempaan yang Terus Bertambah

    Aktivitas Meningkat, Gunung Merapi Semburkan Lava Pijar 5 Kali dengan Kegempaan yang Terus Bertambah

  • Nasional
    Jenazah Deden Maulana Teridentifikasi, Korban Pesawat ATR 42-500 Dipulangkan ke Jakarta

    Jenazah Deden Maulana Teridentifikasi, Korban Pesawat ATR 42-500 Dipulangkan ke Jakarta

    WNI Masuk Tentara AS, Menkum: Tanpa Izin Presiden, Kewarganegaraan Otomatis Gugur

    WNI Masuk Tentara AS, Menkum: Tanpa Izin Presiden, Kewarganegaraan Otomatis Gugur

    Bupati Pati Sudewo Terjaring OTT KPK, Sempat Didemo Warga Tahun Lalu

    KPK Sita Rp 2,6 Miliar dari Kasus Pemerasan Perangkat Desa di Pati

    Alarm Ekonomi: Mengurai Dampak Jika Rupiah Terus Merosot hingga Rp17.000

    Alarm Ekonomi: Mengurai Dampak Jika Rupiah Terus Merosot hingga Rp17.000

    Sidang Gugatan Ijazah Jokowi: Saksi Beberkan Prosedur Akademik UGM Era 80-an

    Sidang Gugatan Ijazah Jokowi: Saksi Beberkan Prosedur Akademik UGM Era 80-an

    Tim SAR Berhasil Evakuasi Satu Korban Pesawat ATR 42-500 di Maros

    Tim SAR Berhasil Evakuasi Satu Korban Pesawat ATR 42-500 di Maros

    Terjerat Kasus Sertifikasi K3, Mantan Wamenaker Immanuel Ebenezer Didakwa Peras Pemohon hingga Miliaran Rupiah

    Terjerat Kasus Sertifikasi K3, Mantan Wamenaker Immanuel Ebenezer Didakwa Peras Pemohon hingga Miliaran Rupiah

    Akselerasi Infrastruktur IKN: Basuki Hadimuljono Konsultasikan Arahan Presiden ke Seskab

    Akselerasi Infrastruktur IKN: Basuki Hadimuljono Konsultasikan Arahan Presiden ke Seskab

    Trending Tags

    • Golden Globes
    • Mr. Robot
    • MotoGP 2017
    • Climate Change
    • Flat Earth
  • Internasional
  • Olahraga
  • Hiburan
No Result
View All Result
SUARA MERDEKA KEDU
No Result
View All Result
Home Jawa Tengah

Inilah Asal Usul Ayam Kedu, Ayam Abad 12 yang Ditangkarmurnikan Tjokromiharjo pada 1924

by admin
Januari 10, 2026
in Jawa Tengah, Kedu, Temanggung
0
Inilah Asal Usul Ayam Kedu, Ayam Abad 12 yang Ditangkarmurnikan Tjokromiharjo pada 1924
491
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

SUARAMERDEKAKEDU.COM, TEMANGGUNG- Banyak orang mengenal ayam Kedu dan Cemani, sedikit orang membudidayakan karena setidaknya tiga persoalan; harga tidak kompetitif, budidaya butuh waktu dan kalah populer. Padahal ayam kedu dalam sejarahnya adalah simbahnya para ayam di nusantara. Dari ayam Kedu lahirnya ayam Elba (petelur hebat silang ayam arab), Kuntara (kedu silang ras petelur) maupun jenis ayam lainnya yang rata-rata induknya dari ayam Kedu.

Ayam kedu, ayam selasih, atau ayam cemani adalah ras ayam lokal yang telah dikembangkan di di Pulau Jawa sejak abad ke-12. Ayam cemani memiliki gen dominan yang menyebabkan hiperpigmentasi (fibromelanosis), yang membuat ayam-ayam ini kebanyakan berwarna hitam, termasuk bulu, paruh, dan organ dalam. Ayam kedu pada awalnya berfungsi sebagai hewan ritual dan tidak dimuliakan sebagai pedaging atau petelur. Menurut catatan, ras lokal ini mulai ditangkarmurnikan oleh Tjokromihardjo pada tahun 1924, lalu dilanjutkan oleh dua anaknya. Khusus ayam cemani, yang paling bernilai sebagai bagian ritual atau pengobatan, terkait dengan legenda Ki Ageng Makukuhan.

Ayam Kedu adalah salah satu jenis ayam lokal yang berasal dari daerah Kedu, Jawa Tengah, Indonesia. Ternak ayam Kedu telah menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat Indonesia, terutama di daerah Jawa, sejak zaman dahulu. Sejarah ternak ayam Kedu ini erat kaitannya dengan budaya dan tradisi masyarakat lokal serta pengembangan peternakan di Nusantara.

Apa Itu Ayam Kedu?
Ayam lokal yang berwarna hitam ini merupakan unggas asli karesidenan Kedu. Namun ternyata anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar. Ayam ini dibentuk dari hasil perkawinan silang antara ayam lokal Dieng dengan Ayam Dorking yang dibawa dari Inggris oleh Raffles.

Kemudian populasi ayam ini menyebar ke wilayah Kedu, makanya banyak yang memberi nama ayam ini sebagai Kedu. Tetapi sebelum 1926, ayam ini hanya dikenal dengan sebutan ayam hitam.

Keunikannya terdapat pada penampilannya yang mirip Cemani. Meski ayam ini memiliki produktivitas yang tinggi, kebanyakan orang merawatnya sebagai ayam hias, bukan untuk diambil telur atau dagingnya.

Tetapi peternak dapat membuat strain petelur atau pedaging dari ayam ini. Bila dijadikan petelur, kedu betina mampu menghasilkan sebanyak 25 butir telur selama masa birahi. Ukuran telur yang dihasilkan pun cukup besar, sekitar 50 sampai 60 gram.

Karakteristik Kedu dan Telurnya
Ayam yang sekilas tampak hitam legam ini ternyata tidak sepenuhnya hitam. Masih ada bagian-bagian lain yang berwarna kemerahan. Dari jauh penampilannya bahkan mirip dengan ayam kampung dan Cemani. Agar tidak tertukar dengan ayam yang lain, simak ciri-ciri fisiknya sebagai berikut:

1. Ciri ciri Ayam Kedu

Bobot kedu dewasa mencapai 1,5 sampai 2 kg.
Ditumbuhi bulu hitam pada seluruh permukaan kulit tubuh.
Jengger tebal dan berwarna gelap kemerahan.
Kulit tubuh berwarna putih kehitaman.
Matanya hitam gelap.
Paruh dan kaki ayam berwarna hitam semu.
Proporsi tubuh besar dan berisi.

2. Karakteristik Kedu Jantan

Bobotnya dapat mencapai 3 sampai 3,5 kg bila dijadikan strain pedaging.
Bulu tampak mengembang.
Daging cenderung kemerahan.
Ekor ayam menjuntai ke bawah.
Mata besar dan berwarna hitam kemerahan.
Paruh hitam kusam dengan ujung keabuan.
Terdapat warna merah atau kuning pada bagian punggung dan leher ayam.
3. Ciri-ciri Telur Kedu

Anak kedu berwarna abu-abu dan berbulu lembut.
Proses pengeraman telur berlangsung selama 21 hari.
Telur berwarna putih pucat sedikit kecokelatan, terkadang putih kemerahan.
Jenis Ayam Kedu
Secara umum, ayam ini terbagi menjadi tiga jenis. Masing-masing memiliki perbedaan pada warna pada beberapa bagian tubuhnya. Harga kedu merah dan putih lebih mahal ketimbang kedu hitam. Pahami dulu perbedaan dari masing-masing jenis sebagai berikut:

1. Kedu Merah

Meski jenisnya kedu merah, bukan berarti bulunya berwarna merah. Justru kedu ini memiliki bulu berwarna hitam yang menutupi bagian kaki, paruh dan mata,

Hanya saja jenggernya berwarna merah merona. Justru jenggernya yang menjadi daya tarik dari kedu merah ini. Kedu merah kurang cocok dijadikan petelur karena produktivitasnya masih kalah dengan ayam petelur lokal lainnya.

2. Kedu Hitam

Penampilannya mirip sekali dengan Ayam Cemani. Apalagi tubuhnya ditumbuhi oleh bulu berwarna hitam pekat. Tetapi kedu hitam masih memiliki bulu berwarna putih pada bagian samping sayap sampai brutu.

Beberapa ayam juga mempunyai warna sedikit merah. Berbeda dengan Cemani yang sepenuhnya hitam. Ayam ini mempunyai langit-langit paruh berwarna putih.

3. Kedu Putih

Ciri khas ayam ini adalah bulu berwarna putih yang menyelimuti tubuhnya. Mulai dari kaki dan bulu, semuanya putih. Sedangkan jenggernya tegak berwarna kemerahan. Paruh dan matanya berwarna kekuningan.

Penampilannya yang cantik membuat ayam ini dibudidayakan sebagai ayam hias. Tetapi bisa juga diambil dagingnya.

Asal Usul dan Jenis Ayam Kedu

Ayam Kedu sudah dikenal sejak zaman kerajaan di Jawa, terutama di Kerajaan Mataram. Ada beberapa jenis ayam Kedu yang populer, di antaranya:

1. Ayam Kedu Hitam: Memiliki bulu hitam pekat, bahkan daging dan organ dalamnya pun berwarna hitam. Ayam ini sering dianggap memiliki nilai mistis dan digunakan dalam upacara adat tertentu.

2. Ayam Kedu Merah: Berbulu merah keemasan, ayam jenis ini lebih umum digunakan untuk konsumsi daging dan telur.

3. Ayam Kedu Cemani: Jenis ini paling legendaris karena seluruh tubuhnya, termasuk kulit, bulu, daging, tulang, dan darah berwarna hitam. Ayam Cemani sering diasosiasikan dengan dunia spiritual dan dipercaya memiliki kekuatan

Di beberapa budaya, ayam hitam seperti Kedu Hitam sering digunakan dalam upacara adat atau ritual tertentu. Warna hitamnya yang eksotis sering kali dikaitkan dengan kekuatan magis atau spiritual. Misalnya, di beberapa daerah di Indonesia, ayam hitam digunakan sebagai simbol perlindungan dalam ritual atau acara keagamaan.

Ayam Kedu Hitam menawarkan berbagai keunikan dan manfaat yang menjadikannya layak dipertimbangkan dalam dunia peternakan. Dengan daging yang lezat, potensi manfaat kesehatan, serta nilai jual yang tinggi, ayam ini memiliki prospek bisnis yang menjanjikan. Pemeliharaannya yang mudah dan daya tahan yang baik terhadap penyakit juga menambah nilai plus bagi peternak. Meski mungkin belum sepopuler ayam kampung atau broiler, ayam Kedua Hitam memiliki peluang besar untuk berkembang sebagai komoditas unggul di masa depan.

Share196Tweet123Share49
admin

admin

  • Trending
  • Comments
  • Latest
HMI Temanggung Desak Pemerintah Serius Tangani Pengamen Jalanan

HMI Temanggung Desak Pemerintah Serius Tangani Pengamen Jalanan

Januari 27, 2026
Lestarikan Tradisi Leluhur, Ribuan Warga Tlogopucang Temanggung Gelar Ritual Nyadran Metokan

Lestarikan Tradisi Leluhur, Ribuan Warga Tlogopucang Temanggung Gelar Ritual Nyadran Metokan

Januari 23, 2026
Persiapkan Guru Profesional, Prodi PAI dan MPI INISNU Temanggung Gelar KKL di MAN 2 Yogyakarta

Persiapkan Guru Profesional, Prodi PAI dan MPI INISNU Temanggung Gelar KKL di MAN 2 Yogyakarta

Januari 31, 2026
Inilah Asal Usul Ayam Kedu, Ayam Abad 12 yang Ditangkarmurnikan Tjokromiharjo pada 1924

Inilah Asal Usul Ayam Kedu, Ayam Abad 12 yang Ditangkarmurnikan Tjokromiharjo pada 1924

0
Tasyakuran Hasil Tani dan Merajut Kerukunan Terlihat di Desa Buntu Kejajar

Tasyakuran Hasil Tani dan Merajut Kerukunan Terlihat di Desa Buntu Kejajar

0
Kunjungan Wisatawan Libur Nataru 2025–2026 di Wonosobo Capai 197.058 Orang

Kunjungan Wisatawan Libur Nataru 2025–2026 di Wonosobo Capai 197.058 Orang

0
​Universitas Balakarta Hadirkan Pendidikan Alternatif Berbasis Akar Rumput di Kabupaten Temanggung

​Universitas Balakarta Hadirkan Pendidikan Alternatif Berbasis Akar Rumput di Kabupaten Temanggung

Januari 31, 2026
DPPKBPPPA Temanggung Soroti Isu Catcalling di Laga Persitema, Ingatkan Norma Kesopanan dan UU TPKS

DPPKBPPPA Temanggung Soroti Isu Catcalling di Laga Persitema, Ingatkan Norma Kesopanan dan UU TPKS

Januari 31, 2026
Wisata Tlogopucang Terbengkalai, Warga dan Pelaku UMKM Menginginkan Revitalisasi

Tanpa Payung Hukum Jelas, Wisata Watu Layah dan Watu Angkrik Tlogopucang Mangkrak

Januari 30, 2026
SUARA MERDEKA KEDU

Copyright © 2024 SuaraMerdekaKedu.com.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Kedu
    • Temanggung
    • Purworejo
    • Magelang
  • Wonosobo
  • Jawa Tengah
  • Yogyakarta
  • Nasional
  • Internasional

Copyright © 2024 SuaraMerdekaKedu.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In